inDrive Luncurkan inDrive Ads, Tambah Sumber Pendapatan Non-Komisi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. inDrive, platform transportasi daring yang terus memperluas ekosistem layanannya di Indonesia, resmi meluncurkan inDrive Ads. Yakni sebuah platform periklanan digital yang dirancang sebagai sumber pendapatan baru guna mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

Kehadiran inDrive Ads menjadi bagian dari strategi diversifikasi pendapatan perusahaan di luar komisi perjalanan. Dengan adanya lini bisnis iklan, inDrive menargetkan dapat mempertahankan tingkat komisi (take rate) yang tetap rendah bagi mitra pengemudi, sekaligus menjaga tarif layanan tetap terjangkau bagi pengguna.

Saat ini, inDrive Ads telah beroperasi di 20 negara utama dan menjangkau sebagian besar basis pengguna aktif bulanan inDrive. Sepanjang 2026, perusahaan menargetkan ekspansi layanan ini ke seluruh negara tempat inDrive beroperasi.


Communication Manager inDrive, Wahyu Ramadhan, mengatakan bahwa peluncuran inDrive Ads merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem platform dalam jangka panjang. 

Baca Juga: Driver Lounge inDrive Hadir di Medan: Tingkatkan Loyalitas Pengemudi

"Produk ini merupakan upaya kami untuk mendukung ekosistem bisnis berkelanjutan. Sebagian ruang iklan juga akan dialokasikan untuk program sosial dan inisiatif komunitas internal inDrive, sehingga dapat menjangkau audiens yang lebih luas dengan biaya minimal,” ujarnya dalam keterangannya Jumat (30/1/2026).

Dari sisi respons pasar, Wahyu menyebut minat pengiklan terhadap inDrive Ads menunjukkan tren positif. Permintaan iklan tercatat tumbuh hingga dua kali lipat setiap bulan, dengan minat berulang dari berbagai sektor, mulai dari e-commerce, fesyen, ritel, hingga perbankan dan layanan keuangan.

Tak hanya berfungsi sebagai kanal iklan, inDrive Ads juga memperkuat peran inDrive sebagai penghubung antara perusahaan fintech dan pengguna. Di Kolombia, fintech Monet telah menyalurkan lebih dari 1.200 pinjaman tunai melalui ekosistem inDrive. 

Sementara di Filipina, Skyro telah menyalurkan lebih dari 200 pinjaman kepada pengguna, dan kolaborasi serupa di Meksiko juga telah menjangkau ratusan pengguna.

Secara teknis, iklan inDrive Ads ditampilkan di berbagai titik strategis aplikasi, mulai dari halaman beranda, proses pemesanan perjalanan, hingga setelah perjalanan selesai. 

Baca Juga: Asosiasi Pengemudi Ojol Minta Regulasi Jaminan Sosial untuk Driver Ojol

Format iklan hadir dalam bentuk banner multidimensi dengan grafis dan animasi, serta dilengkapi sistem pengukuran kinerja yang memungkinkan pengiklan memantau efektivitas kampanye secara real time.

Founder & CEO inDrive, Arsen Tomsky, menilai diversifikasi bisnis melalui iklan menjadi langkah krusial bagi keberlanjutan perusahaan. 

"Lini bisnis bermargin tinggi seperti iklan memberi kami fleksibilitas untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang terjangkau dalam skala luas,” kata dia.

Senada, Chief Growth Business Officer inDrive, Andries Smit, menegaskan bahwa prinsip keadilan tetap menjadi fondasi utama pengembangan produk inDrive. 

"Seiring pertumbuhan inDrive sebagai SuperApp, kami ingin menciptakan peluang yang setara bagi brand dan masyarakat, dengan prinsip yang sama yang membedakan inDrive sejak awal,” ujarnya.

Dengan lebih dari 8 miliar transaksi yang telah difasilitasi dan operasi di 48 negara, inDrive terus mengembangkan model bisnisnya untuk memperkuat posisi sebagai SuperApp berbasis nilai keadilan, akses, dan kebutuhan riil masyarakat.

Baca Juga: GOTO Sebut Komisi Aplikasi 10% Bukan Solusi untuk Kesejahteraan Mitra Driver

Selanjutnya: HKI dan SMF Teken Perjanjian Perkuat Hubungan Indonesia Singapura di Kawasan Industri

Menarik Dibaca: 7 Khasiat Konsumsi Tomat bagi Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: