KONTAN.CO.ID – BRUSSEL. Uni Eropa (UE) berupaya membendung lonjakan impor dari China yang menekan industri domestik dan mendorong penutupan pabrik. Para pemimpin 27 negara anggota UE membahas langkah tersebut dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di Brussel, Kamis (15/10/2026). Mereka juga membahas tingginya harga energi dan perbedaan kepentingan dalam penyusunan anggaran kawasan. Dalam laporan Reuters (15/10), UE mengambil langkah ini setelah mencatat defisit perdagangan barang dengan Tiongkok sebesar € 360 miliar atau sekitar US$ 400,4 miliar pada 2025. UE memperkirakan defisit tersebut akan kembali membengkak tahun ini. Pekan lalu, Komisi Eropa mencapai kesepakatan dengan Beijing untuk membatasi impor mobil hibrida asal Tiongkok. Kini, UE ingin memperluas upaya pengendalian impor ke sektor industri lainnya. Dalam draf kesimpulan KTT, para pemimpin UE meminta Komisi Eropa melanjutkan dialog dengan Beijing. Mereka juga mendorong Komisi Eropa memaksimalkan instrumen perlindungan perdagangan yang tersedia dan menyiapkan instrumen baru untuk melindungi industri Eropa dari tekanan impor.
Industi Lokal Kian Tertekan, Uni Eropa Perketat Impor Tiongkok
KONTAN.CO.ID – BRUSSEL. Uni Eropa (UE) berupaya membendung lonjakan impor dari China yang menekan industri domestik dan mendorong penutupan pabrik. Para pemimpin 27 negara anggota UE membahas langkah tersebut dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di Brussel, Kamis (15/10/2026). Mereka juga membahas tingginya harga energi dan perbedaan kepentingan dalam penyusunan anggaran kawasan. Dalam laporan Reuters (15/10), UE mengambil langkah ini setelah mencatat defisit perdagangan barang dengan Tiongkok sebesar € 360 miliar atau sekitar US$ 400,4 miliar pada 2025. UE memperkirakan defisit tersebut akan kembali membengkak tahun ini. Pekan lalu, Komisi Eropa mencapai kesepakatan dengan Beijing untuk membatasi impor mobil hibrida asal Tiongkok. Kini, UE ingin memperluas upaya pengendalian impor ke sektor industri lainnya. Dalam draf kesimpulan KTT, para pemimpin UE meminta Komisi Eropa melanjutkan dialog dengan Beijing. Mereka juga mendorong Komisi Eropa memaksimalkan instrumen perlindungan perdagangan yang tersedia dan menyiapkan instrumen baru untuk melindungi industri Eropa dari tekanan impor.