Industri Gim di Indonesia Punya Potensi Besar, Roblox: Peluang Bagi Konten Kreator



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Roblox Corporation menyatakan bahwa industri gim di Indonesia saat ini memiliki potensi yang sangat besar. Sehingga, Roblox menilai bahwa upaya ini merupakan peluang yang besar untuk para konten kreator.

Vice President of Civility and Partnerships at Roblox, Tami Bhaumik mengatakan bahwa potensi masa depan para konten kreator di Indonesia sangatlah besar di tengah maraknya industri gim.

"Potensinya sangat besar,. Kami sangt antusias dengan potensi para kreator Indonesia di sini," ujar Tami di Jakarta Pusat, Selasa (14/4/2026).


Baca Juga: Kemenko PM Akan Perkuat Kebijakan Industri Gim

Tami menjelaskan bahwa para konten kreator gim di Indonesia memiliki peluang masa depan yang bagus untuk menjadi kreator kelas dunia.

"Kami melihat peluang dan masa depan di mana para kreator Indonesia akan menjadi beberapa kreator papan atas di dunia," ucap Tami.

Maka itu, Roblox akan tetap melakukan investasi yang besar di Indonesia ke depannya.

Hal ini pun membuat Roblox akan serius untuk bekerja sama dengan pemerintah RI, khususnya Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

"Jadi, peluang di sini, dan inilah alasan mengapa Roblox benar-benar berinvestasi keras di Indonesia untuk memastikan bahwa kita menciptakan dan bekerja sangat erat dengan Komdigi untuk memastikan ini adalah lingkungan yang aman dan lingkungan yang memberdayakan," tegasnya.

Baca Juga: Potensi Besar, Investasi Pariwisata Indonesia Tertahan Masalah Konektivitas dan SDM

Bahkan, industri gim di Indonesia dinilai akan menjadi sebuah ledakan bagus untuk perekonomian dalam negeri.

"Kami tahu bahwa ada ledakan ekonomi, potensi bagi ekonomi untuk benar-benar merangkul para kreator untuk mengembangkan studio, untuk mengembangkan perusahaan mereka sendiri, peluangnya sangat besar di sini," jelasnya.

"Jadi dengan adanya kreator Indonesia yang membuat permainan untuk sesama orang Indonesia, itulah yang akan menjadi kesuksesan untuk tumbuh di sini di negara ini," sambung Tami.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News