JAKARTA. Seiring lemahnya industri properti, industri kemarik pun terkena dampaknya. Sampai September 2015, industri keramik nasional mencatat penurunan produksi sebesar 20,4% dibandingkan produksi tahun lalu, sehingga menjadi 390 juta meter persegi. Tahun depan, menurut Ketua Dewan Penasahat Asosiasi Keramik dan Aneka Industri (ASAKI) Hendrata Atmoko, industri ini diharapkan bisa meraih pendapatan sama dengan tahun ini. "Kami berharap tidak lebih buruk dibandingkan tahun ini," kata Hendrata kepada Kontan, Senin (14/12). Menurutnya, saat ini industri hanya bisa berharap ada kebijakan pemerintah yang membantu industri bertumbuh.
Industri keramik 2016 diprediksi moderat
JAKARTA. Seiring lemahnya industri properti, industri kemarik pun terkena dampaknya. Sampai September 2015, industri keramik nasional mencatat penurunan produksi sebesar 20,4% dibandingkan produksi tahun lalu, sehingga menjadi 390 juta meter persegi. Tahun depan, menurut Ketua Dewan Penasahat Asosiasi Keramik dan Aneka Industri (ASAKI) Hendrata Atmoko, industri ini diharapkan bisa meraih pendapatan sama dengan tahun ini. "Kami berharap tidak lebih buruk dibandingkan tahun ini," kata Hendrata kepada Kontan, Senin (14/12). Menurutnya, saat ini industri hanya bisa berharap ada kebijakan pemerintah yang membantu industri bertumbuh.