KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengungkapkan sektor Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) tumbuh 5,11% pada tahun 2025. Kinerja IKFT meningkat dibandingkan tahun 2024 yang kala itu mencapai pertumbuhan 4,21%. IKFT tercatat berkontribusi sebesar 3,87% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Kontribusi terbesar berasal dari sub sektor industri kimia, farmasi, dan obat tradisional sebesar 1,83%. “Pertumbuhan IKFT yang sejalan dengan pertumbuhan nasional menunjukan sektor ini tetap menjadi penopang penting pada industri pengolahan non-migas serta mampu menjaga momentum pertumbuhan industri nasional,” ungkap Sekretaris Direktorat Jenderal IKFT Kemenperin, Sri Bimo Pratomo melalui keterangan tertulis yang disiarkan pada Selasa (10/2/2026).
Industri Kimia, Farmasi & Obat Tradisional Menopang Pertumbuhan Sektor IKFT pada 2025
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengungkapkan sektor Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) tumbuh 5,11% pada tahun 2025. Kinerja IKFT meningkat dibandingkan tahun 2024 yang kala itu mencapai pertumbuhan 4,21%. IKFT tercatat berkontribusi sebesar 3,87% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Kontribusi terbesar berasal dari sub sektor industri kimia, farmasi, dan obat tradisional sebesar 1,83%. “Pertumbuhan IKFT yang sejalan dengan pertumbuhan nasional menunjukan sektor ini tetap menjadi penopang penting pada industri pengolahan non-migas serta mampu menjaga momentum pertumbuhan industri nasional,” ungkap Sekretaris Direktorat Jenderal IKFT Kemenperin, Sri Bimo Pratomo melalui keterangan tertulis yang disiarkan pada Selasa (10/2/2026).
TAG: