KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Seperti tahun-tahun sebelumnya, industri makanan dan minuman (mamin) dinilai masih bakal menadah berkah dari momentum Ramadan dan Idulfitri pada kuartal pertama. Meskipun, pelemahan daya beli diperkirakan masih berlanjut pada tahun ini. Ekonom Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI), Teuku Rifky mengatakan, kuartal yang mencakup bulan puasa dan Lebaran biasanya memiliki pertumbuhan ekonomi paling tinggi pada sepanjang tahun. “Sektor mamin tentu menjadi salah satu penyumbang utama, mengingat pergerakannya yang meningkat selama periode Ramadan dan Lebaran,” kata dia saat dihubungi Kontan, Rabu (11/2/2026).
Industri Mamin Menuai Berkah Ramadan-Lebaran, Namun Daya Beli Konsumen Masih Tertekan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Seperti tahun-tahun sebelumnya, industri makanan dan minuman (mamin) dinilai masih bakal menadah berkah dari momentum Ramadan dan Idulfitri pada kuartal pertama. Meskipun, pelemahan daya beli diperkirakan masih berlanjut pada tahun ini. Ekonom Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI), Teuku Rifky mengatakan, kuartal yang mencakup bulan puasa dan Lebaran biasanya memiliki pertumbuhan ekonomi paling tinggi pada sepanjang tahun. “Sektor mamin tentu menjadi salah satu penyumbang utama, mengingat pergerakannya yang meningkat selama periode Ramadan dan Lebaran,” kata dia saat dihubungi Kontan, Rabu (11/2/2026).