KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penggunaan biodiesel di sektor maritim menghadirkan tantangan baru bagi pelaku industri pelayaran. Penyimpanan biodiesel dalam jangka waktu lama berpotensi menurunkan kualitas bahan bakar, yang pada akhirnya dapat memengaruhi kinerja mesin kapal serta meningkatkan kebutuhan perawatan. Biodiesel yang disimpan terlalu lama dapat mengalami oksidasi, peningkatan kandungan air, pertumbuhan mikroba, hingga pembentukan endapan. Kondisi tersebut berisiko menyumbat filter bahan bakar dan meninggalkan deposit pada injektor sehingga berpotensi mengganggu operasional kapal. Head of Business Development Biochem PT Prasetia Dwidharma Ismy Agustin mengatakan, kualitas bahan bakar menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keandalan operasional armada di sektor maritim. Menurutnya, penurunan kualitas biodiesel dapat berdampak pada sistem bahan bakar maupun performa mesin diesel.
Industri Maritim Ragukan Kualitas Biodiesel, Butuh Perlakuan Khusus untuk Mesin Kapal
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penggunaan biodiesel di sektor maritim menghadirkan tantangan baru bagi pelaku industri pelayaran. Penyimpanan biodiesel dalam jangka waktu lama berpotensi menurunkan kualitas bahan bakar, yang pada akhirnya dapat memengaruhi kinerja mesin kapal serta meningkatkan kebutuhan perawatan. Biodiesel yang disimpan terlalu lama dapat mengalami oksidasi, peningkatan kandungan air, pertumbuhan mikroba, hingga pembentukan endapan. Kondisi tersebut berisiko menyumbat filter bahan bakar dan meninggalkan deposit pada injektor sehingga berpotensi mengganggu operasional kapal. Head of Business Development Biochem PT Prasetia Dwidharma Ismy Agustin mengatakan, kualitas bahan bakar menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keandalan operasional armada di sektor maritim. Menurutnya, penurunan kualitas biodiesel dapat berdampak pada sistem bahan bakar maupun performa mesin diesel.