KONTAN.CO.ID - Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) menilai belum adanya kepastian kebijakan insentif mobil listrik di tahun 2026 berpotensi menekan penjualan kendaraan listrik dalam beberapa bulan ke depan. Hingga awal tahun ini, pemerintah belum menerbitkan aturan terkait Pajak Pertambahan Nilai (PPN) mobil listrik maupun skema insentif pengganti setelah berakhirnya kebijakan tahun 2025. Kondisi tersebut menciptakan ketidakpastian di tingkat industri dan konsumen. Sekretaris Jenderal Periklindo, Tenggono Chuandra Phoa, mengatakan pelaku industri masih kebingungan menentukan kebijakan harga dan produksi karena belum ada acuan resmi yang bisa dijadikan pegangan.
Industri Mobil Listrik Bingung Arah, Insentif 2026 Tak Kunjung Jelas
KONTAN.CO.ID - Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) menilai belum adanya kepastian kebijakan insentif mobil listrik di tahun 2026 berpotensi menekan penjualan kendaraan listrik dalam beberapa bulan ke depan. Hingga awal tahun ini, pemerintah belum menerbitkan aturan terkait Pajak Pertambahan Nilai (PPN) mobil listrik maupun skema insentif pengganti setelah berakhirnya kebijakan tahun 2025. Kondisi tersebut menciptakan ketidakpastian di tingkat industri dan konsumen. Sekretaris Jenderal Periklindo, Tenggono Chuandra Phoa, mengatakan pelaku industri masih kebingungan menentukan kebijakan harga dan produksi karena belum ada acuan resmi yang bisa dijadikan pegangan.
TAG: