JAKARTA. Sejak awal tahun 2015, para pelaku perusahaan pembiayaan (multifinance) sudah mengenali kesempatan dalam membiayai sektor kelautan. Guna mengeksekusi peluang tersebut, industri pembiayaan pun membentuk konsorsium penyaluran kredit kemaritiman. Tercatat ada 12 multifinance sudah mendaftarkan diri menjadi anggota konsorsium ini. Yakni PT Chandra Sakti Utama Leasing (CSUL), PT BFI Finance Indonesia Tbk, PT Federal International Finance, Astra Credit Companies (ACC), PT Dipo Star Finance, PT Hasjrat Multifinance, PT Indomobil Finance Indonesia, PT Pro Car International Finance, PT Mandiri Tunas Finance, PT Pro Mitra Finance, PT SMFL Leasing Indonesia, serta PT Bosowa Multi Finance. "Yang confirm sudah ada 12 perusahaan. Konsorsium sudah sepakat ada join leader, kami tunjuk CSUL dan BFI," ujar Efrinal Sinaga, Koordinator Kelompok Kerja (Pokja) Sinergi Industri Keuangan Non Bank Pembiayaan Kemaritiman dan Kelautan.
Industri pembiayaan bentuk konsorsium maritim
JAKARTA. Sejak awal tahun 2015, para pelaku perusahaan pembiayaan (multifinance) sudah mengenali kesempatan dalam membiayai sektor kelautan. Guna mengeksekusi peluang tersebut, industri pembiayaan pun membentuk konsorsium penyaluran kredit kemaritiman. Tercatat ada 12 multifinance sudah mendaftarkan diri menjadi anggota konsorsium ini. Yakni PT Chandra Sakti Utama Leasing (CSUL), PT BFI Finance Indonesia Tbk, PT Federal International Finance, Astra Credit Companies (ACC), PT Dipo Star Finance, PT Hasjrat Multifinance, PT Indomobil Finance Indonesia, PT Pro Car International Finance, PT Mandiri Tunas Finance, PT Pro Mitra Finance, PT SMFL Leasing Indonesia, serta PT Bosowa Multi Finance. "Yang confirm sudah ada 12 perusahaan. Konsorsium sudah sepakat ada join leader, kami tunjuk CSUL dan BFI," ujar Efrinal Sinaga, Koordinator Kelompok Kerja (Pokja) Sinergi Industri Keuangan Non Bank Pembiayaan Kemaritiman dan Kelautan.