JAKARTA. Industri pembibitan dan penggemukan sapi di Indonesia megap-megap kesulitan modal, terutama usaha skala kecil. Akibatnya, tidak banyak yang berani terjun di bisnis ini karena menilai tidak menjanjikan. “Apalagi akses kredit perbankan sulit didapatkan oleh pelaku bisnisnya,” kata Teguh Budiana, Ketua Perhimpunan Peternak Sapi Kerbau Indonesia (PPSKI). Sebenarnya, pemerintah sudah menyediakan Kredit Usaha Pembibitan Sapi (KUPS) dengan subsidi bunga. Toh, pengusaha kecil tetap sulit mendapatkannya. Sebab, bank penyalur kredit menuntut agunan. "Agunan ini yang tidak dimiliki oleh pembibit sapi,” jelas Teguh.
Industri Pembibitan Sapi Kesulitan Modal
JAKARTA. Industri pembibitan dan penggemukan sapi di Indonesia megap-megap kesulitan modal, terutama usaha skala kecil. Akibatnya, tidak banyak yang berani terjun di bisnis ini karena menilai tidak menjanjikan. “Apalagi akses kredit perbankan sulit didapatkan oleh pelaku bisnisnya,” kata Teguh Budiana, Ketua Perhimpunan Peternak Sapi Kerbau Indonesia (PPSKI). Sebenarnya, pemerintah sudah menyediakan Kredit Usaha Pembibitan Sapi (KUPS) dengan subsidi bunga. Toh, pengusaha kecil tetap sulit mendapatkannya. Sebab, bank penyalur kredit menuntut agunan. "Agunan ini yang tidak dimiliki oleh pembibit sapi,” jelas Teguh.