KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Industri pengolahan masih menjadi penopang kinerja ekspor Indonesia pada kuartal I-2026, dengan motor utama mulai dari pengolahan nikel hingga semikonduktor dan komponen elektronik. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono mengungkapkan kenaikan nilai ekspor Indonesia sebesar 0,34% secara kumulatif Januari–Maret 2026 mencapai US$ 66,85 miliar, terutama ditopang oleh sektor industri pengolahan. “Ekspor sektor industri pengolahan yang naik cukup besar terutama nikel, kimia dasar organik dari hasil pertanian, minyak kelapa sawit, kimia dasar organik lainnya, serta semikonduktor dan komponen elektronik,” ujarnya dalam konferensi pers, Senin (4/5/2026).
Industri Pengolahan Nikel Hingga Semikonduktor Jadi Pendorong Ekspor Kuartal I-2026
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Industri pengolahan masih menjadi penopang kinerja ekspor Indonesia pada kuartal I-2026, dengan motor utama mulai dari pengolahan nikel hingga semikonduktor dan komponen elektronik. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono mengungkapkan kenaikan nilai ekspor Indonesia sebesar 0,34% secara kumulatif Januari–Maret 2026 mencapai US$ 66,85 miliar, terutama ditopang oleh sektor industri pengolahan. “Ekspor sektor industri pengolahan yang naik cukup besar terutama nikel, kimia dasar organik dari hasil pertanian, minyak kelapa sawit, kimia dasar organik lainnya, serta semikonduktor dan komponen elektronik,” ujarnya dalam konferensi pers, Senin (4/5/2026).
TAG: