KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, penyaluran pembiayaan industri pergadaian masih menunjukkan pertumbuhan signifikan. Hingga Juli 2026, penyaluran pembiayaan industri pergadaian mencapai Rp 160,78 triliun. "Nilai itu tumbuh sebesar 50,73% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Adapun tingkat risiko kredit masih terjaga," kata Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, dalam rapat Dewan Komisioner OJK, pekan lalu. Akselerasi pada industri pergadaian nasional turut dirasakan oleh egmen pergadaian barang mewah (luxury pawn). Skema pembiayaan berbasis agunan aset (asset-backed lending) semakin diminati oleh kalangan high net worth individuals (HNWI), pengusaha serta kolektor yang membutuhkan likuiditas bernilai besar dalam waktu singkat tanpa friksi administratif perbankan.
Industri Pergadaian Tumbuh 50,73%, Segmen Barang Mewah Ikut Menggeliat
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, penyaluran pembiayaan industri pergadaian masih menunjukkan pertumbuhan signifikan. Hingga Juli 2026, penyaluran pembiayaan industri pergadaian mencapai Rp 160,78 triliun. "Nilai itu tumbuh sebesar 50,73% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Adapun tingkat risiko kredit masih terjaga," kata Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, dalam rapat Dewan Komisioner OJK, pekan lalu. Akselerasi pada industri pergadaian nasional turut dirasakan oleh egmen pergadaian barang mewah (luxury pawn). Skema pembiayaan berbasis agunan aset (asset-backed lending) semakin diminati oleh kalangan high net worth individuals (HNWI), pengusaha serta kolektor yang membutuhkan likuiditas bernilai besar dalam waktu singkat tanpa friksi administratif perbankan.
TAG: