KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) menyorot sejumlah tantangan yang masih dihadapi industri pengolahan susu (IPS) saat ini. Salah satunya, produksi domestik masih terbatas seiring harga sapi impor yang masih mahal. Direktur GKSI Yusup Munawar mengatakan, dari sisi hulu, harga sapi impor yang meningkat membuat investasi penambahan populasi menjadi lebih mahal. Di saat yang sama, ketersediaan bibit sapi perah lokal berkualitas juga disebut masih terbatas. “Ketersediaan lahan untuk peternakan dan hijauan pakan juga semakin terbatas, khususnya di wilayah sentra yang padat penduduk,” jelas Yusup ke Kontan, Minggu (26/4/2026).
Industri Susu Lokal Tertekan Biaya Pakan dan Tingginya Harga Sapi Impor
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) menyorot sejumlah tantangan yang masih dihadapi industri pengolahan susu (IPS) saat ini. Salah satunya, produksi domestik masih terbatas seiring harga sapi impor yang masih mahal. Direktur GKSI Yusup Munawar mengatakan, dari sisi hulu, harga sapi impor yang meningkat membuat investasi penambahan populasi menjadi lebih mahal. Di saat yang sama, ketersediaan bibit sapi perah lokal berkualitas juga disebut masih terbatas. “Ketersediaan lahan untuk peternakan dan hijauan pakan juga semakin terbatas, khususnya di wilayah sentra yang padat penduduk,” jelas Yusup ke Kontan, Minggu (26/4/2026).
TAG: