KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) hingga alas kaki memberikan usulan kepada Pemerintah RI untuk memberikan diskon pembayaran Pajak Pertambahan Nilai (PPN) di saat harga bahan baku melonjak, akibat konflik geopolitik. Direktur Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Yoseph Billie Dosiwoda mengatakan, jika pemerintah mengabulkan agar pembayaran PPN diberikan insentif, maka upaya tersebut dangan membantu industri alas kaki. Billie berharap, pemerintah tidak memberikan aturan yang berbelit jika mengabulkan usulan tersebut. Sebab, dia belajar dari program Kredit Industri Padat Karya (KIPK) yang sudah berjalan sejak tahun 2025.
Industri Tekstil Harap Pemerintah Berikan Diskon Pembayaran PPN, Ini Kata Aprisindo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) hingga alas kaki memberikan usulan kepada Pemerintah RI untuk memberikan diskon pembayaran Pajak Pertambahan Nilai (PPN) di saat harga bahan baku melonjak, akibat konflik geopolitik. Direktur Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Yoseph Billie Dosiwoda mengatakan, jika pemerintah mengabulkan agar pembayaran PPN diberikan insentif, maka upaya tersebut dangan membantu industri alas kaki. Billie berharap, pemerintah tidak memberikan aturan yang berbelit jika mengabulkan usulan tersebut. Sebab, dia belajar dari program Kredit Industri Padat Karya (KIPK) yang sudah berjalan sejak tahun 2025.
TAG:
- Asosiasi Persepatuan Indonesia
- Pemutusan Hubungan Kerja
- Phk
- insentif pajak
- Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia
- APSYFI
- industri tekstil
- Konflik Geopolitik
- Pajak Pertambahan Nilai
- Industri Alas Kaki
- Harga Bahan Baku
- Diskon PPN
- Biaya Operasional Industri
- APRISINDO
- Kredit Industri Padat Karya
- KIPK
- Cashflow Industri