INET Restrukturisasi Kerja Sama dengan Grup WIFI, Jangkauan Layanan Meluas



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) melakukan reorganisasi kerja sama layanan IP Transit dengan grup PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI). Ini mengalihkan kolaborasi dari entitas anak ke induk usaha guna memperluas cakupan layanan.

Perubahan dilakukan dari sebelumnya dengan PT Integrasi Jaringan Ekosistem menjadi langsung ke PT Jaringan Infra Andalan sebagai entitas induk. Skema baru memungkinkan pemanfaatan layanan mencakup FTTH hingga Fixed Wireless Access (FWA).

Mengacu laporan keuangan audited 2025, INET mencatat adanya novasi kontrak sebagai bagian penyesuaian struktur kerja sama. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat posisi sebagai pemasok bandwidth dalam ekosistem grup.


Manajemen menyebut, kerja sama di level PT Jaringan Infra Andalan membuka akses ke lebih banyak lini bisnis di bawahnya. Sebelumnya layanan hanya terfokus pada FTTH melalui PT Integrasi Jaringan Ekosistem.

Baca Juga: Usai Diakuisisi INET, Begini Strategi PADA Membalik Rugi Jadi Laba

Kini cakupan berkembang ke kebutuhan bandwidth FWA yang dikelola entitas lain dalam grup. Hal ini dinilai meningkatkan potensi utilisasi jaringan dan skala bisnis INET.

Dalam prosesnya, INET dan PT Integrasi Jaringan Ekosistem sepakat membatalkan perjanjian fiber optik pada 2 Januari 2026. Adapun INET telah menerima kembali uang jaminan sebesar Rp 61 miliar.

Selanjutnya, entitas anak INET, PT Pusat Fiber Indonesia, mengakhiri layanan IP Transit dengan PT Integrasi Jaringan Ekosistem pada Februari 2026. PT Pusat Fiber Indonesia juga mengembalikan uang muka sebesar Rp 48,51 miliar.

Baca Juga: Surge (WIFI) Ubah Dana Rights Issue Alihkan Dana untuk Ekspansi Internet FWA

Sebagai pengganti, PT Pusat Fiber Indonesia menandatangani addendum perjanjian dengan PT Jaringan Infra Andalan pada 6 Februari 2026. Dalam kontrak baru, nilai uang jaminan meningkat menjadi Rp 269,23 miliar.

Manajemen menegaskan perubahan ini bukan penghentian kerja sama, melainkan penyesuaian struktur bisnis. Fokus utama adalah memperluas integrasi layanan dalam ekosistem PT Jaringan Infra Andalan.

Dengan struktur baru, INET secara tidak langsung terhubung ke beberapa entitas di bawah PT Jaringan Infra Andalan. Hal ini diharapkan meningkatkan nilai komersial dan peluang pertumbuhan jangka panjang.

Baca Juga: Laba Sinergi Inti Andalan Prima (INET) Melonjak Jadi Rp 24,48 Miliar Pada 2025

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News