Infantino Buka Keran Dana FIFA, 211 Anggota Bisa Dapat Lebih Banyak



KONTAN.CO.ID - Gianni Infantino mengindikasikan FIFA dapat membagikan dana lebih besar kepada 211 negara anggotanya dari cadangan kas organisasi yang diperkirakan mencapai £4,4 miliar.

Presiden FIFA tersebut menyampaikan hal itu melalui surat kepada enam konfederasi sepak bola benua pada Senin (28/9).


Dalam surat yang dikutip BBC Sport, Infantino mengatakan dirinya mendukung "tingkat pendanaan tambahan terbesar yang dapat diberikan secara bertanggung jawab".

Pernyataan tersebut muncul ketika Infantino menghadapi tekanan yang semakin besar setelah rencana kontroversial FIFA Forward Enterprise (FFE) dibatalkan.

FFE sebelumnya mengusulkan penjualan sebagian kepemilikan atas hak komersial Piala Dunia dan kompetisi FIFA lainnya kepada investor swasta. Rencana tersebut mendapat penolakan dari sejumlah pihak di sepak bola internasional.

Baca Juga: Kasus Manchester City dan Negreira Barcelona, Mengapa Hukumannya Berbeda?

UEFA dan Concacaf Minta Dana $10 Juta per Anggota FIFA

Tekanan terhadap Infantino meningkat setelah UEFA dan Concacaf meminta FIFA membagikan dana sebesar US$10 juta atau sekitar Rp179,9 miliar kepada masing-masing dari 211 anggota FIFA.

Dana tersebut diusulkan berasal dari cadangan kas FIFA. Permintaan itu nantinya akan dibahas dalam rapat Dewan FIFA pada 15 Oktober 2026.

Infantino belum menentukan nominal dana yang akan dibagikan. Dalam suratnya, ia mengatakan angka tertentu hanya dapat menjadi awal pembahasan dan tidak cukup untuk menentukan kebijakan global.

"Satu angka dapat memulai pembahasan, tetapi tidak dapat menyelesaikan kebijakan global," tulis Infantino dalam surat tersebut.

Dengan 211 anggota, proposal US$10 juta per anggota akan bernilai sekitar US$2,11 miliar jika diterapkan secara penuh.

Baca Juga: DPR AS Usut Hubungan Gianni Infantino dengan Donald Trump, FIFA Diminta Buka Dokumen

Infantino Bersiap Maju untuk Periode Keempat

Dalam surat yang sama, Infantino kembali membela rencana komersial FIFA yang kini telah ditarik.

"Proposal komersial terbaru, yang kini telah ditarik, dimaksudkan untuk memungkinkan FIFA berinvestasi lebih banyak dalam sepak bola," tulis Infantino.

Terlepas dari polemik tersebut, Infantino masih berencana mencalonkan diri untuk masa jabatan keempat sebagai Presiden FIFA.

Pemilihan Presiden FIFA berikutnya dijadwalkan berlangsung pada Maret 2027.

Para pihak yang ingin mengajukan kandidat alternatif memiliki waktu hingga 18 November 2026 untuk mencari dan mengajukan calon penantang Infantino.

Jika terpilih kembali, Infantino akan melanjutkan kepemimpinannya di FIFA setelah pertama kali terpilih sebagai presiden pada 2016.

Baca Juga: Gianni Infantino Usulkan Perubahan Tata Kelola FIFA, Ini Rencananya