Infiniti masuk, persaingan mobil premium makin meriah



Persaingan penjualan mobil premium bakal kian sengit. Sebelum pergantian milenium, pada 2000 silam, pasar kendaraan premium hanya diisi oleh Mercedes-Benz dan BMW. Kini, pasar mobil mewah tak hanya didominasi dua merek itu saja. Lihatlah, pemain baru pun bersemangat masuk ke pasar Indonesia.

Audi, misalnya, membanjiri pasar Indonesia pasca-runtuhnya kekuasaan rezim Orde Baru. Kemudian, menyusul Lexus yang mulai masuk ke Indonesia sejak 2005 lalu. Tak mau ketinggalan, mobil Amerika keluaran Chrysler secara resmi meluncur di jalanan Tanah Air sejak 2010 lalu.

Dan, pekan lalu, sebuah brand premium kembali hadir di pasar Indonesia. Namanya: Infiniti, merek mewah dari Nissan, yang secara resmi masuk ke Indonesia menggandeng Indomobil Group.


Di Indonesia, produk premium Infiniti sebenarnya bukan barang asing. Merek ini pertama kali diperkenalkan di Amerika Serikat pada tahun 1989. Setelah itu, Infiniti berekspansi ke berbagai negara.

Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia merupakan negara pertama yang memasarkan Infiniti. Menurut Deputi Direktur Nasional Sales and Promotion Nissan Motor Indonesia, Teddy Irawan, Indonesia merupakan pasar otomotif yang memiliki perkembangan cukup pesat. Ia yakin, pasar mobil premium di Indonesia sangat potensial untuk digarap.

Pada peresmian pekan lalu, Infiniti Indonesia meluncurkan tiga varian kendaraan premium. Varian pertama adalah crossover premium yang terdiri dari dua model, yakni Infiniti FX50 dan Infiniti FX37. Varian kedua dan ketiga adalah sedan sport Infiniti M37 dan Infiniti G37 yang merupakan sedan model coupe.

Teddy optimistis, Infiniti bakal diminati pasar Indonesia. Selain model produk yang menarik, harga Infiniti pun terbilang kompetitif ketimbang produk premium merek lain. Pasalnya, pihaknya memakai skema Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement. Berkat skema ini, Infiniti memperoleh tarif bea masuk khusus. "Dengan begitu, harga jual bisa lebih murah," ujar Teddy.

Infiniti Indonesia menargetkan penjualan produk Infiniti sepanjang tahun ini bisa mencapai 200 unit. Jika target tersebut terpenuhi, artinya Infiniti bisa menguasai pangsa pasar mobil premium di Indonesia sebesar 5%.

Namun, Infiniti Indonesia tampaknya harus bekerja keras untuk mencuil kue di pasar ini. Pasalnya, para pemain lama yang sudah populer di Indonesia pun telah menyiapkan berbagai langkah untuk menggenjot penjualan.

Mercedes-Benz Indonesia tahun ini bakal meluncurkan beberapa produk baru. Asal tahu saja, tahun lalu, Mercedes-Benz menguasai 67,4% pasar dengan menjual sebanyak 3.589 unit. "Target tahun ini sebanyak 3.950 unit dengan penguasaan pasar sebesar 70%," ujar Yuniadi Hartono, Deputy Director Marketing Mercedes-Benz Indonesia.

BMW Indonesia pun tak mau kalah. Awal tahun ini saja, beberapa produk anyar BMW baru sudah meluncur ke pasar. Tahun 2010 lalu, penjualan BMW mencapai sebanyak 1.240 unit. "Tahun ini, terget penjualan tumbuh double digit," Helena Abidin, Corporate Communication Director BMW Indonesia.

Sama halnya Chrysler Indonesia pun tak kalah optimistisnya. Mereka yakin, produk SUV premium bakal diminati pasar. Rieva Muchsin, General Manager Chrysler Indonesia, menuturkan, Chrysler memiliki pasar yang jelas. Para pecinta Jeep di Indonesia masih memiliki minat tinggi terhadap produk yang diluncurkan Chrysler. Karena itu, ia menargetkan, penjualan Chrysler sepanjang tahun ini bisa mencapai 600 unit. "Tahun ini, kami akan meluncurkan beberapa produk baru," ungkap Rieva.

Begitu pula dengan Lexus Indonesia. Meski produk Lexus belum banyak meluncur di pasar Indonesia, General Manager Lexus Indonesia Adrian Tirtajaya yakin, penjualan Lexus tahun ini bisa menembus angka 400 unit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News