Inflasi 1,5%, Bank Sentral Filipina Siap Longgarkan Kebijakan Moneter



MANILA. Bank Sentral Filipina menyatakan, masih memiliki ruang yang cukup lebar untuk melonggarkan kebijakan moneter dengan inflasi yang menggelinding di level yang cukup lambat dalam 22 tahun belakangan di bulan Juni lalu. Hal ini ditegaskan oleh bank sentral, Selasa (7/7).Inflasi tahunan Filipina di bulan Juni 1,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Inilah level yang paling mini sejak April 1987 yang mencatatkan inflasi 1%. Sebelumnya, bank sentral meramalkan inflasi Juni Filipina 1,1%-2,1%. Gubernur Bangko Sentral ng Pilipinas Amando Tetangco mengatakan, data Juni tersebut sejalan dengan proyeksi inflasi bank sentral tahun ini dan tahun depan; dan memberikan ruang bagi bank sentral untuk meredakan kebijakan moneter lebih lanjut. "Kami kini berhati-hati terhadap pengembangan di pasar finansial domestik maupun sektor riil; terutama aksi bank sentral dalam perekonomian untuk merelaksasi likuiditas dan kebijakan kredit," tegas Amando.