KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Tekanan inflasi pada April 2026 diperkirakan akan mereda dibandingkan bulan sebelumnya, seiring normalisasi permintaan pasca Ramadan dan Idulfitri. Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede memproyeksikan inflasi tahunan (year on year/YoY) April 2026 turun dari 3,48% pada Maret menjadi sekitar 2,40%. Sementara itu, inflasi bulanan (month to month/MoM) diperkirakan turun dari 0,41% menjadi sekitar 0,11%. “Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh normalisasi permintaan setelah Ramadan dan Idulfitri yang sebagian besar sudah terjadi pada Maret, sehingga tekanan harga pada komoditas pangan, transportasi, pakaian, dan kebutuhan hari raya mulai mereda pada April," ujar Josua kepada Kontan.
Inflasi April 2026 Diprediksi Melandai Pasca Ramadan dan Idul Fitri
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Tekanan inflasi pada April 2026 diperkirakan akan mereda dibandingkan bulan sebelumnya, seiring normalisasi permintaan pasca Ramadan dan Idulfitri. Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede memproyeksikan inflasi tahunan (year on year/YoY) April 2026 turun dari 3,48% pada Maret menjadi sekitar 2,40%. Sementara itu, inflasi bulanan (month to month/MoM) diperkirakan turun dari 0,41% menjadi sekitar 0,11%. “Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh normalisasi permintaan setelah Ramadan dan Idulfitri yang sebagian besar sudah terjadi pada Maret, sehingga tekanan harga pada komoditas pangan, transportasi, pakaian, dan kebutuhan hari raya mulai mereda pada April," ujar Josua kepada Kontan.
TAG: