KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berada di zona merah pada perdagangan Kamis (15/10/2026). Berdasarkan data pasar pukul 14.02 WIB, IHSG anjlok 2,22% atau 131,84 poin ke level 5.811,19. Tekanan pasar terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat (AS) dan eskalasi konflik di Timur Tengah yang turut mendorong kenaikan harga minyak mentah. Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta mengatakan bahwa data inflasi Amerika Serikat yang lebih tinggi dari perkiraan pasar turut memengaruhi pandangan pelaku pasar terhadap arah kebijakan suku bunga ke depan. Perkembangan tersebut mengubah ekspektasi pasar terhadap langkah moneter yang akan ditempuh bank sentral AS.
Inflasi AS dan Lonjakan Harga Minyak Bayangi Pergerakan IHSG
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berada di zona merah pada perdagangan Kamis (15/10/2026). Berdasarkan data pasar pukul 14.02 WIB, IHSG anjlok 2,22% atau 131,84 poin ke level 5.811,19. Tekanan pasar terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat (AS) dan eskalasi konflik di Timur Tengah yang turut mendorong kenaikan harga minyak mentah. Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta mengatakan bahwa data inflasi Amerika Serikat yang lebih tinggi dari perkiraan pasar turut memengaruhi pandangan pelaku pasar terhadap arah kebijakan suku bunga ke depan. Perkembangan tersebut mengubah ekspektasi pasar terhadap langkah moneter yang akan ditempuh bank sentral AS.