KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Bursa saham Amerika Serikat melemah pada perdagangan Selasa malam setelah data inflasi AS tercatat lebih tinggi dari perkiraan pasar, sementara harapan tercapainya perdamaian cepat di Timur Tengah mulai memudar. Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite mundur dari rekor tertinggi yang dicapai sehari sebelumnya. Investor mulai khawatir bahwa tingginya inflasi akan membuat Federal Reserve mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan inflasi tahunan berdasarkan indeks harga konsumen (CPI) naik menjadi 3,8% pada April, sedikit di atas perkiraan ekonom sebesar 3,7%. Kenaikan ini menjadi bulan kedua berturut-turut inflasi bergerak kuat, terutama dipicu lonjakan harga energi dan pangan.
Inflasi AS Melonjak, Wall Street Tergelincir dari Rekor Tertinggi
KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Bursa saham Amerika Serikat melemah pada perdagangan Selasa malam setelah data inflasi AS tercatat lebih tinggi dari perkiraan pasar, sementara harapan tercapainya perdamaian cepat di Timur Tengah mulai memudar. Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite mundur dari rekor tertinggi yang dicapai sehari sebelumnya. Investor mulai khawatir bahwa tingginya inflasi akan membuat Federal Reserve mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan inflasi tahunan berdasarkan indeks harga konsumen (CPI) naik menjadi 3,8% pada April, sedikit di atas perkiraan ekonom sebesar 3,7%. Kenaikan ini menjadi bulan kedua berturut-turut inflasi bergerak kuat, terutama dipicu lonjakan harga energi dan pangan.
TAG: