Inflasi China Capai Level Tertinggi 3 Tahun, Tekanan Deflasi Mereda



KONTAN.CO.ID - Inflasi konsumen China mencapai level tertinggi dalam hampir tiga tahun pada Desember, sementara tekanan deflasi di tingkat produsen mulai mereda.

Hal ini berdasarkan data Biro Statistik Nasional China (National Bureau of Statistics/NBS) yang dirilis Jumat (9/1/2026).

Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index/CPI) China secara tahunan naik 0,8% pada Desember 2025 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.


Baca Juga: Harga Emas Turun Jumat (9/1) Pagi: Dolar AS Menguat dan Menanti Data Ketenagakerjaan

Angka ini menjadi yang tertinggi dalam 34 bulan terakhir dan sesuai dengan perkiraan para ekonom dalam survei Reuters. Pada November, inflasi konsumen tercatat sebesar 0,7%.

Secara bulanan, CPI meningkat 0,2% pada Desember, berbalik arah dari penurunan 0,1% pada bulan sebelumnya.

Kenaikan ini juga lebih tinggi dibandingkan proyeksi pasar yang memperkirakan inflasi bulanan sebesar 0,1%.

Sementara itu, Indeks Harga Produsen (Producer Price Index/PPI) masih mencatat deflasi, namun dengan laju yang lebih ringan.

PPI tercatat turun 1,9% secara tahunan pada Desember, membaik dibandingkan penurunan 2,2% pada November dan sedikit lebih baik dari ekspektasi pasar yang memperkirakan kontraksi sebesar 2%.

Baca Juga: Pembeli Menahan Order, Harga Beras India dan Vietnam Mandek

Data ini menunjukkan adanya perbaikan bertahap pada sisi harga di perekonomian China, meski tekanan deflasi di sektor manufaktur masih berlanjut.

Perkembangan inflasi tersebut menjadi perhatian utama pembuat kebijakan di tengah upaya mendorong pemulihan permintaan domestik dan menjaga stabilitas ekonomi.

Selanjutnya: Oppo Reno14 Gunakan Layar AMOLED 6.59 Inci yang Hasilkan 1,07 Miliar Warna

Menarik Dibaca: Oppo Reno14 Gunakan Layar AMOLED 6.59 Inci yang Hasilkan 1,07 Miliar Warna