Inflasi Desember 2025 Naik ke 2,92%, Harga Pangan Jadi Pendorong Utama



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan atau year-on-year (yoy) pada Desember 2025 sebesar 2,92%, meningkat dibandingkan Desember 2024 yang hanya 1,57%.

Angka ini mencerminkan kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 106,80 pada Desember 2024 menjadi 109,92 pada Desember 2025.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, mengatakan inflasi tahunan tersebut terutama didorong oleh kenaikan harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau.


Baca Juga: BPS: Inflasi Tahunan Desember 2025 Tercatat 2,92%

Kelompok ini mengalami inflasi sebesar 4,58% dengan andil inflasi mencapai 1,33%.

"Berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi tahunan ini utamanya didorong oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau," ujar Pudji dalam Konferensi Pers, Senin (5/1).

Ia menjelaskan, sejumlah komoditas pangan menjadi penyumbang inflasi terbesar pada kelompok tersebut.

Komoditas dengan andil inflasi dominan antara lain cabai merah, ikan segar, cabai rawit, beras, serta daging ayam ras.

Selain kelompok pangan, BPS juga mencatat komoditas lain yang memberikan kontribusi signifikan terhadap inflasi tahunan, yakni emas perhiasan.

Kenaikan harga emas perhiasan turut memperkuat tekanan inflasi sepanjang 2025.

Di sisi lain, tidak seluruh kelompok pengeluaran mengalami kenaikan harga.

Pudji menyebut kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan justru mengalami deflasi secara tahunan pada Desember 2025, dengan andil deflasi sebesar 0,02%.

Selanjutnya: ESDM Beri Relaksasi RKAB 2026, Tambang Tetap Bisa Berproduksi hingga 31 Maret

Menarik Dibaca: Promo HokBen Spesial Musim Hujan, Beli Hoka Ramen Gratis Bubur Hangat Khas Jepang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News