Inflasi Inggris Melonjak Jadi 3,1% di Agustus, BOE Diproyeksi Pertahankan Suku Bunga



KONTAN.CO.ID - LONDON. Inflasi Inggris meningkat ke level tertinggi dalam lima bulan ke level 3,1% pada Agustus 2026. Asal tahu saja, inflasi tahunan Inggris pada Juli 2026 masih berada di posisi 2,9%.

Angka resmi inflasi Inggris ini dirilis sehari sebelum Bank of England (BOE) akan mengumumkan kebijakan suku bunga. Di mana, BOE diperkirakan mempertahankan suku bunga tetap stabil meskipun terjadi peningkatan tekanan harga.

Peningkatan inflasi tersebut sejalan dengan perkiraan median para ekonom yang disurvei oleh Reuters yang memperkirakan inflasi harga konsumen akan meningkat karena kenaikan harga energi yang kembali terjadi akibat dimulainya kembali konflik di Teluk.


Sebelumnya pada Juli 2026, BoE memperkirakan inflasi tahunan Inggris akan mencapai 2,8% pada Agustus 2026.

Baca Juga: Anak Usaha ByteDance di Unit Penemuan Obat Berbasis AI Raih Dana US$ 290 Juta

Sterling sedikit melemah setelah angka inflasi dipublikasikan pada hari ini (16/9/2026).

Meskipun tingkat inflasi utama lebih tinggi dari yang diperkirakan bank sentral, para pembuat kebijakan kemungkinan akan lebih memperhatikan ukuran pertumbuhan harga yang mendasar yang dampaknya lebih kecil akibat lonjakan biaya energi.

Kantor Statistik Nasional (ONS) mengatakan, ukuran inflasi inti Inggris - yang tidak termasuk barang-barang yang mudah berubah seperti makanan dan bahan bakar - tetap di angka 2,6% untuk bulan keempat berturut-turut pada bulan Agustus.

Inflasi di sektor jasa Inggris - sesuatu yang dipantau ketat oleh Bank of England karena mencerminkan pertumbuhan upah dan tekanan inflasi jangka panjang - juga tidak berubah di angka 3,4%.

Data ONS yang diterbitkan pada hari Selasa menunjukkan pertumbuhan upah tetap mendekati titik terlemahnya sejak tahun 2020.

Investor melihat peluang satu banding tiga Bank of England menaikkan suku bunga sebesar seperempat poin pada hari Kamis. Namun, dua kenaikan sepenuhnya diperhitungkan sebelum akhir tahun 2026, yang mencerminkan kekhawatiran tentang risiko lonjakan biaya energi yang mendorong kenaikan harga secara lebih luas.

Baca Juga: China Ingatkan Senjata Antariksa AS Akan Picu Perlombaan Senjata

Sementara itu, pada awal pekan ini, Goldman Sachs memperkirakan tingkat inflasi utama Inggris akan mencapai puncaknya di level 3,9% pada awal tahun 2027 mendatang, tingkat yang kemungkinan akan membuat Bank of England (BoE) lebih khawatir tentang masalah inflasi jangka panjang.

Ekonomi Inggris tumbuh paling pesat di antara negara-negara Kelompok Tujuh (G7) pada paruh pertama tahun 2026, yang berpotensi menambah tekanan inflasi.