KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Harga Konsumen (IKH) mencatatkan inflasi secara tahunan sebesar 2,88% year on year (yoy). Inflasi ini tercatat lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 3,34% yoy, namun lebih tinggi dari periode sama tahun lalu yang sebesar 2,37% yoy. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono membeberkan, bila dilihat secara tahunannya, inflasi Juli 2026 menurut komponen inti mengalami inflasi 2,76% yoy. Komponen ini memberikan andil inflasi terbesar yakni 1,76% yoy. “Adapun komoditi yang memberikan andil dominan pada inflasi inti adalah emas perhiasan, minyak goreng, nasi dengan lauk, telepon seluler, dan biaya akademi/perguruan tinggi,” tutur Ateng dalam konferensi pers, Senin (3/8/2026).
Inflasi Inti Jadi Penyumbang terbesar Inflasi Juli 2026
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Harga Konsumen (IKH) mencatatkan inflasi secara tahunan sebesar 2,88% year on year (yoy). Inflasi ini tercatat lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 3,34% yoy, namun lebih tinggi dari periode sama tahun lalu yang sebesar 2,37% yoy. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono membeberkan, bila dilihat secara tahunannya, inflasi Juli 2026 menurut komponen inti mengalami inflasi 2,76% yoy. Komponen ini memberikan andil inflasi terbesar yakni 1,76% yoy. “Adapun komoditi yang memberikan andil dominan pada inflasi inti adalah emas perhiasan, minyak goreng, nasi dengan lauk, telepon seluler, dan biaya akademi/perguruan tinggi,” tutur Ateng dalam konferensi pers, Senin (3/8/2026).
TAG: