Inflasi Inti Singapura Capai 1,7% di Maret 2026



KONTAN.CO.ID -SINGAPURA. Indikator harga konsumen utama Singapura naik 1,7% secara tahunan pada bulan Maret 2026, data resmi menunjukkan pada hari Kamis (23/4/2026). 

Tingkat inflasi inti, yang tidak termasuk biaya transportasi jalan raya dan akomodasi swasta, sesuai dengan perkiraan median dari jajak pendapat Reuters terhadap para ekonom. 

Inflasi utama Singapura capai 1,8% secara tahunan pada bulan Februari, juga sesuai dengan perkiraan jajak pendapat. 


Baca Juga: Bursa Asia Tinggalkan Rekor Tertinggi, Lonjakan Harga Minyak Picu Kekhawatiran

Awal bulan ini, Otoritas Moneter Singapura memperketat kebijakan moneter dan menaikkan perkiraan inflasi inti dan inflasi utama untuk tahun 2026 menjadi 1,5% hingga 2,5%, naik dari perkiraan sebelumnya sebesar 1% hingga 2%.

Bank sentral memperingatkan bahwa harga energi impor telah meningkat tajam dan kemungkinan akan tetap tinggi untuk beberapa waktu, bahkan jika pasokan dari Timur Tengah dipulihkan.

"Karena biaya energi yang lebih tinggi melewati rantai pasokan di seluruh dunia, berbagai biaya impor Singapura akan meningkat," katanya pada 14 April.