Inflasi Inti Singapura Naik Jadi 2,2% pada Agustus 2026



KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Indikator utama harga konsumen Singapura naik 2,2% pada bulan Agustus dibandingkan tahun sebelumnya; angka ini merupakan tingkat tertinggi dalam hampir dua tahun. 

Mengutip Reuters, Rabu (23/9/2026), tingkat inflasi inti ini berada di atas perkiraan median sebesar 2,1% dari jajak pendapat Reuters maupun angka bulan Juli sebesar 2,0%.

Berdasarkan data resmi, angka ini merupakan tingkat tertinggi sejak September 2024, saat inflasi inti tercatat sebesar 2,8%.


Baca Juga: Harga Emas Melemah, Prospek Suku Bunga Tinggi Membebani Sentimen

Inflasi umum (headline inflation) tercatat sebesar 2,3% secara tahunan pada bulan Agustus, sesuai dengan perkiraan jajak pendapat.

Bank sentral sebelumnya menyatakan telah memperkirakan inflasi akan meningkat mulai bulan Juli dan tetap tinggi hingga paruh pertama tahun depan. 

Bank sentral memperketat kebijakan moneter pada akhir Juli, dengan alasan adanya risiko inflasi akibat tingginya harga energi.

Baca Juga: China Tetapkan Pedoman untuk Kejahatan Terkait Fentanyl Menjelang KTT Trump-Xi

Pada bulan Agustus, kementerian perdagangan menaikkan perkiraan pertumbuhan ekonomi untuk tahun 2026 menjadi kisaran 4,5% hingga 5,5%, dari sebelumnya 2,0% hingga 4,0%.