KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Mirae Asset Sekuritas memprediksi inflasi pada bulan Juli 2026 turun dibanding Juni 2026 yang berada di level 3,34% secara tahunan alias year on year (yoy). Hal ini salah satunya karena normalisasi harga minyak mentah global. “BPS dijadwalkan merilis data inflasi Juli 2026 hari ini, dan kami memperkirakan inflasi headline akan melandai menjadi 3,15% yoy (0,10% secara month on month/MoM),” ujar Analis Mirae Asset Sekuritas, Jessica Tasijawa dalam risetnya pada Senin (3/8/2026). Jessica menilai penurunan inflasi terutama didorong oleh normalisasi harga minyak global serta meredanya inflasi volatile food, seiring penurunan harga bawang bombai (turun 17,6% MoM) dan cabai merah (turun 6,8% MoM) pada puncak musim panen yang sebagian diimbangi oleh kenaikan harga daging ayam (naik 8,3% MoM) dan telur (naik 1,0% MoM) setelah kembali berjalannya program makan bergizi gratis (MBG).
Inflasi Juli 2026 Diprediksi Melandai, Berikut Faktor Pendorongnya
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Mirae Asset Sekuritas memprediksi inflasi pada bulan Juli 2026 turun dibanding Juni 2026 yang berada di level 3,34% secara tahunan alias year on year (yoy). Hal ini salah satunya karena normalisasi harga minyak mentah global. “BPS dijadwalkan merilis data inflasi Juli 2026 hari ini, dan kami memperkirakan inflasi headline akan melandai menjadi 3,15% yoy (0,10% secara month on month/MoM),” ujar Analis Mirae Asset Sekuritas, Jessica Tasijawa dalam risetnya pada Senin (3/8/2026). Jessica menilai penurunan inflasi terutama didorong oleh normalisasi harga minyak global serta meredanya inflasi volatile food, seiring penurunan harga bawang bombai (turun 17,6% MoM) dan cabai merah (turun 6,8% MoM) pada puncak musim panen yang sebagian diimbangi oleh kenaikan harga daging ayam (naik 8,3% MoM) dan telur (naik 1,0% MoM) setelah kembali berjalannya program makan bergizi gratis (MBG).