Inflasi Kanada Februari Turun ke 1,8%, Bank Sentral Pantau Harga Minyak



KONTAN.CO.ID - OTTAWA. Inflasi tahunan Kanada turun menjadi 1,8% pada Februari, setelah periode yang sama tahun lalu sempat melonjak.

Level inflasi ini karena pemerintah menghentikan keringanan pajak penjualan, kata Statistics Canada pada Senin (16/3/2026). Jika efek pajak tidak termasuk, Indeks Harga Konsumen (CPI) naik 1,9% secara tahunan.

Data inflasi Maret nanti diperkirakan menjadi bulan terakhir yang dipengaruhi efek dasar dari keringanan pajak penjualan. Namun, kenaikan harga minyak akibat perang Iran diprediksi akan memengaruhi ekspektasi inflasi.


Baca Juga: Apple Luncurkan AirPods Max 2 dengan Peredam Bising dan Live Translation

Para ekonom yang disurvei Reuters sebelumnya memperkirakan inflasi Februari turun menjadi 1,9% dibanding 2,3% pada Januari, dan naik 0,7% secara bulanan setelah sebelumnya tidak ada perubahan.

Secara bulanan, harga konsumen naik 0,5% pada Februari. Bank of Canada (BoC) telah mempertahankan suku bunga acuannya di 2,25% sejak Oktober karena inflasi stabil di sekitar target 2% dalam rentang kendali 1%-3%. BoC akan memberikan pandangan soal tekanan inflasi pada keputusan kebijakan Rabu ini.

Katherine Judge, ekonom senior di CIBC Capital Markets, menulis bahwa laporan CPI yang tenang ini akan disambut baik oleh pembuat kebijakan sebelum lonjakan harga energi. Ini menunjukkan kondisi pasar tenaga kerja menahan kenaikan harga inti. Tantangannya bagi BoC adalah berapa lama dan seberapa besar dampak lonjakan harga minyak.

Harga makanan tetap menjadi tekanan utama bagi rumah tangga Kanada. Harga makanan di restoran naik 7,8% pada Februari, sementara harga bahan pokok naik 4,1% setelah naik 4,8% di Januari. Secara kumulatif, harga bahan pokok naik 30% dalam lima tahun terakhir, dipicu tarif AS, cuaca buruk, dan masalah rantai pasokan.

Harga bensin turun 14,2% secara tahunan karena penghapusan pajak karbon pada bahan bakar, yang efeknya akan tetap terasa hingga April. Biaya tempat tinggal, komponen terbesar CPI dengan bobot sekitar 29%, naik lebih lambat 1,5% pada Februari karena biaya hipotek berkurang, sementara sewa rumah naik 3,9% secara tahunan.

Ekonom dan BoC memperhatikan ukuran inflasi inti untuk melihat tekanan harga sesungguhnya. CPI-median berada di 2,3%, begitu juga CPI-trim yang mengecualikan perubahan harga ekstrem.

Baca Juga: Fokus Konflik Iran, Pertemuan Trump–Xi Berpotensi Ditunda

Dolar Kanada menguat 0,28% menjadi 1,3679 per dolar AS (73,10 sen AS), sementara imbal hasil obligasi pemerintah dua tahun turun 6,5 basis poin menjadi 2,731%.