KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Tekanan inflasi pada kuartal I-2026 diperkirakan cenderung meningkat, terutama menjelang Ramadan, dengan dorongan utama berasal dari kenaikan harga pangan dan faktor non-permintaan lainnya. Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, memproyeksikan inflasi mulai menunjukkan tren kenaikan sejak Januari 2026. Menurutnya, terdapat setidaknya tiga faktor utama yang mendorong inflasi pada periode awal tahun ini. “Inflasi Januari diperkirakan mulai meningkat jelang Ramadan. Faktor utamanya berasal dari harga pangan yang terdorong secara musiman, ditambah gangguan produksi akibat bencana dan cuaca ekstrem di sejumlah daerah penghasil pangan,” ujar Bhima kepada Kontan, Minggu (1/2/2026) malam.
Inflasi Kuartal I-2026 Berisiko Naik Dipicu Lonjakan Harga Pangan dan Efek MBG
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Tekanan inflasi pada kuartal I-2026 diperkirakan cenderung meningkat, terutama menjelang Ramadan, dengan dorongan utama berasal dari kenaikan harga pangan dan faktor non-permintaan lainnya. Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, memproyeksikan inflasi mulai menunjukkan tren kenaikan sejak Januari 2026. Menurutnya, terdapat setidaknya tiga faktor utama yang mendorong inflasi pada periode awal tahun ini. “Inflasi Januari diperkirakan mulai meningkat jelang Ramadan. Faktor utamanya berasal dari harga pangan yang terdorong secara musiman, ditambah gangguan produksi akibat bencana dan cuaca ekstrem di sejumlah daerah penghasil pangan,” ujar Bhima kepada Kontan, Minggu (1/2/2026) malam.