Inflasi Tahunan Juli 2026 Diproyeksi Naik Jadi 3,54%, Berikut Pendorongnya



KONTAN.CO.ID - PARAPAT. Inflasi tahunan di Juli 2026 diproyeksi naik dibanding inflasi tahunan Juni 2026 yang sudah mencapai 3,34%.

Ekonom Bank Danamon Hosianna E. Situmorang memperkirakan, inflasi Juli 2026 secara tahunan akan ada di kisaran 3,54%.

Jika proyeksi inflasi di Juli 2026 tembus, maka target inflasi dari Bank Indonesia terlampaui. 


Asal tahu saja,BI masih mempertahankan target inflasi di posisi 2,5% plus minus 1%.

Hosianna menjelaskan, kenaikan inflasi ini didorong oleh tiga faktor utama. Pertama, administered price masih memberikan dampak lanjutan dari penyesuaian harga energi dan tarif transportasi pada bulan sebelumnya.

Baca Juga: Pemerintah Siap Pisahkan Anggaran MBG dari Anggaran Pendidikan pada 2028

“Kedua, inflasi inti diperkirakan meningkat bertahap seiring masih berlangsungnya pass-through pelemahan rupiah dan kenaikan biaya input ke harga barang dan jasa,” tambah Hosianna dalam Editor Briefing, Jumat (31/7/2026).

Ketiga, meskipun volatile food mulai menunjukkan perbaikan berkat membaiknya pasokan beberapa komoditas pangan, tekanan harga akibat musim kering masih membuat inflasi pangan tetap perlu diwaspadai.

"Ke depan, kami melihat inflasi masih berada dalam kisaran target Bank Indonesia pada akhir tahun dengan respons kebijakan yang memadai, namun semakin mendekati batas atas," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: