KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan (year on year/yoy) April 2026 sebesar 2,42% , melandai dibandingkan inflasi Maret yang sebesar 3,48%. Penurunan inflasi ini mencerminkan normalisasi harga pasca Lebaran. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono mengatakan, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama inflasi tahunan dengan andil sebesar 0,90%. "Komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok ini antara lain ikan segar, daging ayam ras, beras, minyak goreng, serta sigaret kretek mesin (SKM) dan juga telur ayam ras," ujar Ateng dalam konferensi pers, Senin (4/5/2026).
Inflasi Tahunan Melandai Menjadi 2,42% pada April 2026
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan (year on year/yoy) April 2026 sebesar 2,42% , melandai dibandingkan inflasi Maret yang sebesar 3,48%. Penurunan inflasi ini mencerminkan normalisasi harga pasca Lebaran. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono mengatakan, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama inflasi tahunan dengan andil sebesar 0,90%. "Komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok ini antara lain ikan segar, daging ayam ras, beras, minyak goreng, serta sigaret kretek mesin (SKM) dan juga telur ayam ras," ujar Ateng dalam konferensi pers, Senin (4/5/2026).