JAKARTA. Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengharapkan agar Badan Informasi Geospasial (BIG) berperan penuh atas kebijakan Presiden Joko Widodo mewujudkan Satu Peta atau One Map Policy yang ditargetkan rampung pada 2019. Peran BIG yang menyediakan informasi geospasial disebut vital bagi perencanaan pembangunan Indonesia karena juga menunjukkan kondisi sosial ekonomi masyarakat. “Tanggung jawab yang diemban Badan Informasi Geospasial sebagai pelaku utama One Map Policy sangat penting mengingat nantinya hanya akan ada satu peta acuan,” tutur Bambang dalam keterangan resminya, Selasa (24/8). Dengan demikian, pemerintah bisa menghemat anggaran mengingat alokasi dana untuk pembuatan peta bisa disatukan pada BIG. Sesuai amanat Presiden Jokowi, salah satu bidang penting yang terdampak atas informasi geospasial dalam Kebijakan Satu Peta adalah pertanian, dengan fokus utama pada produksi padi.
Informasi geospasial vital di rencana pembangunan
JAKARTA. Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengharapkan agar Badan Informasi Geospasial (BIG) berperan penuh atas kebijakan Presiden Joko Widodo mewujudkan Satu Peta atau One Map Policy yang ditargetkan rampung pada 2019. Peran BIG yang menyediakan informasi geospasial disebut vital bagi perencanaan pembangunan Indonesia karena juga menunjukkan kondisi sosial ekonomi masyarakat. “Tanggung jawab yang diemban Badan Informasi Geospasial sebagai pelaku utama One Map Policy sangat penting mengingat nantinya hanya akan ada satu peta acuan,” tutur Bambang dalam keterangan resminya, Selasa (24/8). Dengan demikian, pemerintah bisa menghemat anggaran mengingat alokasi dana untuk pembuatan peta bisa disatukan pada BIG. Sesuai amanat Presiden Jokowi, salah satu bidang penting yang terdampak atas informasi geospasial dalam Kebijakan Satu Peta adalah pertanian, dengan fokus utama pada produksi padi.