Inggris, Belanda, Finlandia, dan Polandia Kebut Skema Pendanaan Pertahanan Baru



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Empat negara Eropa, yakni Inggris, Belanda, Finlandia, dan Polandia, mempercepat pembentukan Multilateral Defence Mechanism (MDM), sebuah skema pendanaan pertahanan yang dirancang untuk menarik lebih banyak investasi swasta ke sektor militer. 

Mekanisme tersebut ditargetkan mulai terbentuk pada 2027.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya negara-negara Eropa memperkuat kapasitas pertahanan di tengah meningkatnya kebutuhan belanja militer dan tekanan geopolitik.


Baca Juga: Dana Pensiun Bank Mandiri Jaga Pendanaan di Tengah Perlambatan Penambahan Peserta

MDM juga hadir sebagai salah satu dari sejumlah inisiatif yang tengah dikembangkan untuk memperluas sumber pembiayaan industri pertahanan di luar anggaran pemerintah.

Dalam pernyataan bersama yang dirilis Senin (6/7/2026), keempat negara menyatakan pembahasan mekanisme tersebut telah menunjukkan perkembangan yang signifikan.

"Kami telah membuat kemajuan yang berarti dalam pengembangan Multilateral Defence Mechanism dan menargetkan pembentukannya pada 2027," demikian pernyataan bersama pemerintah Inggris, Belanda, Finlandia, dan Polandia.

Skema ini diharapkan dapat membuka akses pendanaan yang lebih luas bagi proyek-proyek pertahanan, sekaligus meningkatkan keterlibatan investor swasta dalam mendukung modernisasi militer di kawasan Eropa.

Baca Juga: Dana Pensiun Bank Mandiri: SRBI Menarik sebagai Instrumen Investasi Jangka Pendek

Munculnya MDM mencerminkan semakin besarnya kebutuhan pendanaan sektor pertahanan seiring meningkatnya belanja militer negara-negara Eropa. 

Selama ini, keterbatasan anggaran pemerintah menjadi tantangan dalam mempercepat pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan pengembangan industri pertahanan.

Dengan memanfaatkan modal swasta, negara-negara penggagas berharap proyek-proyek strategis di sektor pertahanan dapat memperoleh pembiayaan yang lebih berkelanjutan, sekaligus memperkuat daya saing industri pertahanan Eropa dalam jangka panjang.