Ini 6 Cara Mengatasi Anak Susah Minum Obat yang Bisa Diterapkan Orang Tua



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Obat tentu menjadi salah satu benda asing yang perlu dikonsumsi saat seseorang saat sakit, termasuk anak-anak. Anda sebagai orang tua perlu memberikan pemahaman pentingnya obat ke anak yang sedang sakit.

Konsumsi obat bagi anak-anak bisa saja mendapatkan kendala karena rasa yang asing. Selain itu, kondisi ini juga ditunjang dengan adanya rasa tidak nyaman pada saat anak sedang sakit.

Sebagai orang tua, Anda perlu merayu maupun memerlukan tenaga ekstra agar anak mau minum obat sesaui dosisnya. Harapannya ini akan menjadi jalan untuk penyembuhan anak yang sedang sakit.


Sebelumnya, orang tua perlu juga memahami alasan anak kesulitan minum obat berikut ini.

Baca Juga: Catat, 8 Obat Radang Tenggorokan Alami yang Ampuh dan Mudah Dibuat di Rumah

Alasan anak kesulitan minum obat

Ada beberapa alasan mengapa anak mungkin kesulitan minum obat, dan ini dapat bervariasi antar anak. Beberapa alasan umum termasuk:

  • Rasa Obat yang Tidak Enak: Banyak obat memiliki rasa yang tidak enak, pahit, atau aneh, dan anak-anak cenderung sensitif terhadap rasa tersebut.
  • Tekstur atau Bentuk Obat: Beberapa obat mungkin memiliki tekstur yang tidak disukai anak atau hadir dalam bentuk tablet atau kapsul yang sulit ditelan.
  • Pengaruh Psikologis: Anak-anak kadang-kadang dapat merasa takut atau cemas terhadap proses minum obat, terutama jika mereka memiliki pengalaman buruk dengan obat sebelumnya.
  • Pentingnya Kontrol: Anak-anak cenderung ingin mengontrol situasi di sekitar mereka. Minum obat seringkali dianggap sebagai tindakan yang mereka tidak dapat kendalikan, dan ini dapat menimbulkan keengganan.
  • Perubahan Rutinitas: Minum obat mungkin memerlukan perubahan dalam rutinitas harian anak. Anak-anak kadang-kadang tidak suka mengubah rutinitas mereka.
  • Ketidaknyamanan Fisik: Beberapa anak mungkin mengalami kesulitan menelan atau merasa tidak nyaman setelah mengonsumsi obat.
Baca Juga: Berapa Batas Kritis Trombosit Demam Berdarah? Ini Ciri Demam Berdarah dan Fasenya

Cara mengatasi anak susah minum obat

Simak beberapa panduan untuk mengatasi anak susah minum obat dengan mudah dirangkum dari laman Kidcare Pediatric.

1. Ajak dengan permainan

Untuk anak-anak yang lebih besar, biarkan mereka memilih permainan untuk meminum obatnya, seperti waktu minum teh, minum teh favorit, atau berdandan dan berpura-pura itu adalah es krim.

Untuk anak-anak yang tidak suka berpura-pura, beri hadiah dengan sesuatu yang mereka sukai.

2. Dinginkan obat

Beberapa anak mungkin lebih suka minum obat saat obatnya didinginkan. Tanyakan kepada apoteker untuk mengetahui apakah mendinginkan obat aman karena pendinginan dapat mengubah efektivitas beberapa obat.

3. Gunakan Alat khusus

Beberapa barang seperti cangkir atau sendok kecil bisa menakutkan bagi anak-anak. Hal ini karena mereka dapat melihat jumlah obat yang seharusnya di minum dan tiba-tiba menolak. Untungnya ada beberapa alat yang cukup berguna seperti penetes obat dot tempat bayi.

Untuk anak-anak yang lebih besar, ada juga sendok praktis yang dapat menampung obat dengan cara yang sama seperti alat penyedot atau penetes, namun Anda dapat meletakkan makanan di sendok untuk membantu menutupi rasa pahit obat.

4. Campur obat dengan makanan

Sebelum mencampurkan obat dengan makanan atau cairan, tanyakan kepada apoteker Anda untuk memastikan bahwa obat tersebut tidak mengganggu efektivitasnya. Mencampur obat dengan sedikit makanan cair atau lunak akan membuat obat lebih menarik.

Anda bisa menggunakan sedikit makanan dan pastikan anak Anda memakan semuanya untuk mendapatkan dosis obat yang lengkap. Hindari mencampurkan obat ke dalam botol bayi.

5. Cek efektivitas obat yang dihancurkan

Jika anak Anda kesulitan menelan obat tablet atau kapsul, tanyakan kepada apoteker Anda apakah Anda boleh menghancurkannya dan mencampurkannya dengan makanan lunak (seperti puding). Sebagai catatan, efektivitas beberapa obat bisa saja terganggu saat merubah wujud dengan dihancurkan.

6. Minta perasa pada obat sirup

Beberapa apotek menawarkan perasa seperti buah ceri, anggur, dan stroberi untuk membuat obat seperti antibiotik dan sirup obat batuk lebih menarik bagi anak-anak. Anda bisa menanyakan kepada dokter atau apoteker mengenai keamanan penyedap rasa dalam obat, terutama jika anak Anda memiliki alergi terhadap pewarna atau pemanis.

Itulah tips bagi orang tua yang berguna untuk merayu anak minum obat dengan mudah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News