KONTAN.CO.ID - Pahami penyebab saldo BRI tidak bisa ditarik dari rekening tabungan di ATM. Ketika Anda melihat saldo di rekening BRI namun tidak bisa menarik atau menggunakannya, itu bisa disebabkan oleh saldo mengendap (hold balance). Selai itu, ada juga kondisi teknis dan administratif lain. Hal ini sering membuat nasabah bingung karena merasa memiliki cukup saldo, namun transaksi gagal. Nah, agar lebih jelas Anda perlu memahami ketentuan tabungan BRI Anda terkait saldo mengendap.
Apa Itu Saldo Mengendap (Hold Balance)?
Penyebab Saldo BRI Tidak Bisa Ditarik
Nah, ada beberapa alasan kenapa saldo BRI tidak bisa ditarik1. Transaksi Gagal atau Belum Selesai
Saat Anda melakukan transaksi di ATM, belanja di merchant, atau scan QRIS, namun sistem gagal memproses hingga akhir. Bank akan menahan dana itu sementara waktu hingga status transaksi jelas apakah berhasil, gagal, atau dibatalkan. Proses ini bisa memakan waktu antara 1 hingga 14 hari kerja, tergantung jenis transaksi.2. Penarikan ATM Gagal tapi Saldo Terpotong
Kejadian ini sering terjadi saat jaringan ATM bermasalah. Mesin tidak mengeluarkan uang, namun saldo sudah berkurang. Dalam situasi seperti ini, sistem akan menahan dana dan secara otomatis mengembalikannya setelah proses rekonsiliasi berhasil, biasanya dalam 1-3 hari kerja. Baca Juga: Panduan Cara Beli Token Listrik PLN lewat Aplikasi BRImo3. Autodebet atau Tagihan Otomatis
Saldo Anda bisa ditahan untuk keperluan pembayaran otomatis seperti:- Angsuran KUR atau pinjaman lainnya
- Tagihan listrik, air, telepon, atau BPJS
- Langganan digital seperti Spotify, Netflix, dll BRI menahan dana sebagai bentuk jaminan pembayaran hingga tanggal jatuh tempo.
4. Saldo Minimum Mengendap
Rekening BRI memiliki ketentuan saldo minimal yang harus mengendap:- BRI Simpedes: minimal Rp50.000
- BRI BritAma: minimal Rp50.000
5. Pemblokiran atau Pembekuan Rekening
Saldo juga bisa ditahan jika:- Anda melaporkan kehilangan kartu ATM
- Ada aktivitas mencurigakan atau dugaan fraud