AMBON. Bank Indonesia (BI) bersama dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah mengkoordinasikan kebijakan dalam mendorong pengembangan ekonomi berbasis maritim. Rapat koordinasi kebijakan maritim ini dilakukan untuk mempercepat pengembangan ekonomi maritim, terutama di Indonesia Timur. Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan bahwa potensi maritim Indonesia bisa mencapai US$ 1,2 triliun. "Tapi kontribusi perikanan baru 2,3% terhadap produk domestik bruto Indonesia," kata Agus, Senin (25/5). Rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman D. Indroyono Soesilo, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Dirjen Kelautan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan Sudirman Saad, Gubernur Maluku Said Assagaff dan perwakilan provinsi Maluku Barat, Papua dan Papua Barat.
Ini 6 poin hasil rapat koordinasi kemaritiman
AMBON. Bank Indonesia (BI) bersama dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah mengkoordinasikan kebijakan dalam mendorong pengembangan ekonomi berbasis maritim. Rapat koordinasi kebijakan maritim ini dilakukan untuk mempercepat pengembangan ekonomi maritim, terutama di Indonesia Timur. Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan bahwa potensi maritim Indonesia bisa mencapai US$ 1,2 triliun. "Tapi kontribusi perikanan baru 2,3% terhadap produk domestik bruto Indonesia," kata Agus, Senin (25/5). Rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman D. Indroyono Soesilo, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Dirjen Kelautan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan Sudirman Saad, Gubernur Maluku Said Assagaff dan perwakilan provinsi Maluku Barat, Papua dan Papua Barat.