Ini alasan Asabri beli saham yudha bhakti



JAKARTA. PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia alias Asabri mengaku potensi bisnis dari PT Bank Yudha Bhakti terbilang menarik. Makanya perseroan berani membeli saham langsung di perusahaan tersebut.

Salah satu patokannya menurut Direktur Asabri Hari Setianto adalah kondisi kesehatan kredit bank yang mulai melantai di bursa efek sejak awal tahun kemarin ini terbilang menarik. Rata-rata rasio kredit macet dari Bank Yudha Bhakti disebutnya masih di bawah 2%.

Bahkan kredit pensiunan dari bank tersebut lebih kecil lagi. "Yang kredit pensiun kredit macetnya masih di bawah 1%," kata Hari, akhir pekan lalu.


Net interest margin (NIM) dari Yudha Bhakti pun disebutnya terbilang menarik yakni sekitar 6%.

Ditambah perkembangan bisnisnya pun dinilainya terbilang oke. "Jadi secara keseluruhan cukup baiklah," paparnya.

Kepemilikan saham Asabri di Yudha Bhakti pun terus membesar. Dalam laporan per tanggal 21 Desember 2015, Asabri baru menggenggam 5,96% saham Bank Yudha Bhakti.

Lalu per tanggal 23 Desember, kepemilikan saham Asabri naik menjadi 13,92%. Tak berhenti sampai di situ, mendekati tutup tahun 2015 kepemilikan saham Asabri naik lagi jadi 21,89%. Sayangnya Hari masih enggan mengungkapkan nilai transaksi yang mereka keluarkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto