Ini alasan BEI akan hilangkan kode broker dan tipe investor



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menghilangkan informasi kode broker dan tipe investor ( foreigndomestic) di tampilan realtime running trade atau post trade. Meskipun begitu, informasi kode broker dan tipe investor akan tetap tersedia pada data olahan di akhir hari perdagangan. Penghilangan informasi kode broker akan dimulai pada 22 Juli 2021. Kemudian, penutupan informasi tipe investor bakal berlangsung enam bulan setelahnya, yakni pada Februari 2022. Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono Widodo mengatakan, penghilangan informasi kode broker dan tipe investor pada realtime running trade dilakukan untuk meningkatkan tata kelola pasar dengan mengurangi herding behaviour. BEI juga merujuk ke bursa-bursa lain di dunia yang secara umum tidak memberikan informasi kode broker dan tipe investor.

Baca Juga: Rebound, IHSG naik 0,63% ke level 6.291,6 di awal perdagangan Kamis (25/2) Keputusan ini juga diambil untuk mengurangi kebutuhan bandwidth data yang menyebabkan keterlambatan dalam aktivitas perdagangan karena meningkatnya frekuensi transaksi akhir-akhir ini. "Kalau frekuensi transaksi masih rendah tidak terlalu masalah tapi kalau frekuensi transaksi naik mulai terasa bebannya. Kami harus ambil best practices yang ada di bursa-bursa lain," kata Laksono kepada wartawan melalui pesan singkat, Kamis (25/2). Menurut dia, penyediaan informasi kode broker dan tipe investor di saat waktu perdagangan menyebabkan beratnya beban data transmisi di BEI. "Trading engine buatan Nasdaq yang kami pakai dan data protocol yang baru, yakni Itch and Ouch terpaksa dimodifikasi untuk mengakomodasi informasi ini," ungkap Laksono. Laksono menyampaikan, rencana penghilangan informasi kode broker dan tipe investor ini sudah menampung aspirasi para pelaku pasar.  Menurut dia, ada pihak yang kontra tapi mayoritas menyambut baik karena akan memperbaiki market conduct. Oleh karena itu, BEI akan jalan terus dengan program kerja ini demi kebaikan berinvestasi secara baik dan benar di masa mendatang.

Selanjutnya: Bill Gates: Hati-hati investasi bitcoin, kecuali jika Anda sekaya Elon Musk

 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .