Ini alasan IESR prediksi kinerja keuangan PLN bisa membaik di Semester II-2020



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Institute for Essential Services Reform (IESR) memprediksi kinerja keuangan PT PLN (Persero) bisa membaik pada periode Semester II tahun ini. Direktur Eksekutif IESR Fabby Tumiwa membeberkan, ada sejumlah alasan mengapa keuangan PLN berpotensi bergerak positif setelah menelan kerugian pada Kuartal-I lalu. Menurutnya, aktivitas ekonomi berangsur pulih seiring dengan masa new normal atau pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dengan begitu, permintaan listrik bakal kembali meningkat.

Baca Juga: Pengamat: Kerugian PLN bisa terus berlanjut hingga pemulihan ekonomi pasca Covid-19 Selain itu, nilai kurs rupiah terharap dolar Amerika Serikat sudah lebih stabil dibandingkan periode Kuartal I lalu. Tak kalah penting, harga energi primer juga sudah relatif terjaga. "Ini artinya biaya produksi terjaga dan penerimaan PLN berpotensi meningkat," kata Fabby kepada Kontan.co.id, Kamis (25/6). Faktor penentu lainnya adalah pembayaran utang kompensasi pemerintah. Baik terhadap kompensasi tahun 2018-2019 atas tidak adanya penyesuaian tarif, maupun utang kompensasi atas stimulus tarif listrik terhadap golongan tertentu di masa covid-19. "Anggaran itu sudah dimasukkan ke dalam pos Pemulihan Ekonomi Nasional. Saya kira dalam waktu tidak terlalu lama akan dibayarkan kepada PLN. Sehingga cash flow di Semester II akan lebih baik," imbuh Fabby. Kendati begitu, Fabby menekankan bahwa PLN tetap harus fokus dalam melakukan efisiensi, termasuk dengan menjaring potensi pelanggan baru untuk mendongkrak permintaan listrik.

Baca Juga: Konsumsi listrik terganggu pandemi corona, begini strategi antisipasi PLN Menurutnya, mengkaji kembali rencana investasi di tahun 2020 merupakan suatu keniscayaan, sehingga investasi harus dipilih pada proyek-proyek yang sudah jelas dan prioritas, "Juga lakukan penjajakan untuk renegosiasi dengan IPP Thermal," sebut Fabby. Hal penting lainnya, PLN juga dituntut untuk menjaga operasional dan pelayanan terhadap pelanggan selama masa covid-19 ini. "Saya kira PLN harus tetap melakukan perbaikan pelayanan pelanggan dan kolektabilitas pembayaran pelanggan," ujar Fabby,


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .