JAKARTA. Tekanan di pasar obligasi mempengaruhi hasil lelang surat utang negara (SUN), Selasa (25/10). Dalam lelang kemarin, investor meminta yield tinggi. Analis Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA) Roby Rushandie mengatakan, hasil lelang juga dipengaruhi spekulasi kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed di Desember, ketidakpastian outlook ekonomi global serta ketidakpastian kebijakan quantitative easing bank sentral Eropa. "Lelang dibayangi oleh minimnya sentimen positif dari global," ujar Roby, Selasa (25/10).
Ini alasan investor lelang SUN minta yield tinggi
JAKARTA. Tekanan di pasar obligasi mempengaruhi hasil lelang surat utang negara (SUN), Selasa (25/10). Dalam lelang kemarin, investor meminta yield tinggi. Analis Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA) Roby Rushandie mengatakan, hasil lelang juga dipengaruhi spekulasi kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed di Desember, ketidakpastian outlook ekonomi global serta ketidakpastian kebijakan quantitative easing bank sentral Eropa. "Lelang dibayangi oleh minimnya sentimen positif dari global," ujar Roby, Selasa (25/10).