KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman angkat bicara soal pemotongan kuota impor daging sapi untuk swasta dari 180.000 ton menjadi 30.000 ton pada tahun 2026. Menurut Amran, alih-alih dipangkas, kuota impor daging sapi reguler dialihkan ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN) supaya BUMN dapat berfungsi sebagai stabilisator pasar, khususnya saat pasokan sedang langka ataupun harga melonjak. “(Kuota impor daging sapi) bukan dipangkas, tetapi dialihkan ke BUMN supaya BUMN menjadi stabilisator. Kalau terjadi kelangkaan, terus BUMN tidak hadir, apa instrumen kita untuk menstabilkan (pasokan)?” ujarnya kepada wartawan dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Pertanian Jakarta, Kamis (22/1/2026).
Ini Alasan Kuota Impor Daging Sapi Swasta Turun Jadi 30.000 Ton
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman angkat bicara soal pemotongan kuota impor daging sapi untuk swasta dari 180.000 ton menjadi 30.000 ton pada tahun 2026. Menurut Amran, alih-alih dipangkas, kuota impor daging sapi reguler dialihkan ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN) supaya BUMN dapat berfungsi sebagai stabilisator pasar, khususnya saat pasokan sedang langka ataupun harga melonjak. “(Kuota impor daging sapi) bukan dipangkas, tetapi dialihkan ke BUMN supaya BUMN menjadi stabilisator. Kalau terjadi kelangkaan, terus BUMN tidak hadir, apa instrumen kita untuk menstabilkan (pasokan)?” ujarnya kepada wartawan dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Pertanian Jakarta, Kamis (22/1/2026).
TAG: