JAKARTA. Tak kunjung terlaksananya wacana penerapan jalan berbayar atau electronic road pricing (ERP) disebabkan belum rampungnya sanksi dan besaran denda yang akan dikenakan kepada pelanggar. Hal itu juga terkait besaran pajak dan retribusi daerah. "Kita sedang memperdalam soal sanksinya, dasar hukumnya nanti seperti apa. Jangan sampai salah melangkah," kata Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Benjamin Bukit, usai upacara peringatan HUT ke-488 Kota Jakarta, di Lapangan Monas, Senin (22/6). Terkait hal tersebut, Benjamin mengaku sudah beberapa kali melakukan pembahasan dengan Kementerian Perhubungan dan Kementerian Keuangan.
Ini alasan mengapa ERP belum juga diterapkan
JAKARTA. Tak kunjung terlaksananya wacana penerapan jalan berbayar atau electronic road pricing (ERP) disebabkan belum rampungnya sanksi dan besaran denda yang akan dikenakan kepada pelanggar. Hal itu juga terkait besaran pajak dan retribusi daerah. "Kita sedang memperdalam soal sanksinya, dasar hukumnya nanti seperti apa. Jangan sampai salah melangkah," kata Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Benjamin Bukit, usai upacara peringatan HUT ke-488 Kota Jakarta, di Lapangan Monas, Senin (22/6). Terkait hal tersebut, Benjamin mengaku sudah beberapa kali melakukan pembahasan dengan Kementerian Perhubungan dan Kementerian Keuangan.