JAKARTA. Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan bahwa pemerintah belum akan meresmikan pembangunan tujuh proyek di DPR sebelum proyek tersebut selesai dikerjakan. Menurut Kalla, pemerintah sudah berjalan sesuai prosedur dan penolakan meresmikan pembangunan itu diambil untuk menghindari masalah. "Prasasti itu ditandatangani kalau setelah dibuat, bukan sebelum dibuat. Ini kan baru rencana (pembangunan), mau teken apa?" kata Kalla, di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Sabtu (15/8). Kalla mengungkapkan, DPR seharusnya menyampaikan rencana pembangunan secara komplet berikut rancangan anggaran pembangunannya. Setelah itu, rencana pembangunan harus disetujui bersama antara DPR dengan pemerintah.
Ini alasan presiden tolak resmikan 7 proyek DPR
JAKARTA. Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan bahwa pemerintah belum akan meresmikan pembangunan tujuh proyek di DPR sebelum proyek tersebut selesai dikerjakan. Menurut Kalla, pemerintah sudah berjalan sesuai prosedur dan penolakan meresmikan pembangunan itu diambil untuk menghindari masalah. "Prasasti itu ditandatangani kalau setelah dibuat, bukan sebelum dibuat. Ini kan baru rencana (pembangunan), mau teken apa?" kata Kalla, di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Sabtu (15/8). Kalla mengungkapkan, DPR seharusnya menyampaikan rencana pembangunan secara komplet berikut rancangan anggaran pembangunannya. Setelah itu, rencana pembangunan harus disetujui bersama antara DPR dengan pemerintah.