KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Surplus neraca perdagangan barang diproyeksi berlanjut di September 2022. Namun, nilai surplus neraca perdagangan berpotensi menipis dari capaian pada Agustus 2022 yang sebesar US$ 5,7 miliar. Danareksa Research Institute (DRI) memperkirakan, surplus neraca perdagangan pada September 2022 mencapai US$ 5,15 miliar. Ini didorong oleh penurunan ekspor crude palm oil (CPO). “Ekspor CPO diperkirakan akan melambat pada September 2022. Pasalnya, harga CPO juga terus turun sejak April 2022,” terang Kepala Ekonom DRI Rima Prama Artha dalam dokumen yang diberikan pada Kontan.co.id, dikutip Minggu (16/10).
Ini Alasan Surplus Neraca Perdagangan Diproyeksi Menipis di September 2022
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Surplus neraca perdagangan barang diproyeksi berlanjut di September 2022. Namun, nilai surplus neraca perdagangan berpotensi menipis dari capaian pada Agustus 2022 yang sebesar US$ 5,7 miliar. Danareksa Research Institute (DRI) memperkirakan, surplus neraca perdagangan pada September 2022 mencapai US$ 5,15 miliar. Ini didorong oleh penurunan ekspor crude palm oil (CPO). “Ekspor CPO diperkirakan akan melambat pada September 2022. Pasalnya, harga CPO juga terus turun sejak April 2022,” terang Kepala Ekonom DRI Rima Prama Artha dalam dokumen yang diberikan pada Kontan.co.id, dikutip Minggu (16/10).