Ini Daftar Harga Mineral Logam Acuan (HMA) di Awal Mei 2026, Nikel Tembus US$ 17.802



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia resmi menetapkan Harga Mineral Logam Acuan (HMA) untuk periode pertama Mei 2026.

Aturan ini tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 179.K/MB.01/MEM.B/2026 tentang Harga Mineral Logam Acuan dan Harga Batubara Acuan Untuk Periode Pertama Bulan Mei Tahun 2026. Beleid ini diteken langsung oleh Bahlil pada 30 April 2026.

Berdasarkan keputusan tersebut, harga nikel ditetapkan sebesar US$ 17.802,14 per dry metric tonne (dmt). Sementara itu, komoditas kobalt dibanderol pada level US$ 55.854,29 per dmt di periode pembuka bulan ini.


Untuk komoditas logam dasar lainnya, pemerintah mematok harga timbal di posisi US$ 1.921,43 per dmt. Adapun harga seng tercatat sebesar US$ 3.375,39 per dmt dan aluminium berada di level US$ 3.609,46 per dmt.

Baca Juga: Harga Batubara Acuan (HBA) Tembus US$ 106,57 Per Ton di Periode Pertama Mei 2026

Komoditas tembaga, yang menjadi salah satu andalan ekspor mineral Indonesia, ditetapkan sebesar US$ 12.950,04 per dmt.

Kementerian ESDMĀ merinci, harga emas dan perak sebagai mineral ikutan. Emas sebagai mineral ikutan dipatok US$ 4.764,90 per ons troi, sedangkan perak sebagai mineral ikutan berada di level US$ 76,69 per ons troi.

Khusus untuk komoditas timah, pemerintah menetapkan harga berdasarkan settlement price di bursa. Untuk Ingot Timah mulai dari Pb 300, Pb 200, Pb 100, Pb 050, hingga Ingot Timah 4NINE, harganya mengacu pada harga ICDX dan JFX pada hari penjualan.

Hal serupa berlaku untuk logam mulia murni. Logam emas acuannya menggunakan LBMA Gold PM Fix pada hari penjualan, dan logam perak mengacu pada LBMA Silver Fix pada hari penjualan.

Untuk mineral lainnya, harga mangan ditetapkan sebesar US$ 3,62 per dmt. Kemudian bijih besi laterit/hematit/magnetit berada di posisi US$ 1,56 per dmt, bijih krom sebesar US$ 6,37 per dmt, dan konsentrat titanium sebesar US$ 8,70 per dmt.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News