Ini Daftar Harga Mineral Logam Acuan (HMA) di Periode Pertama Agustus 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia resmi menetapkan Harga Mineral Logam Acuan (HMA) untuk periode pertama bulan Agustus 2026. Dalam penetapan terbaru ini, harga sejumlah komoditas logam utama seperti nikel dan tembaga mengalami kenaikan, sementara harga emas dan perak sebagai mineral ikutan justru terkoreksi.

Aturan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 312.K/MB.01/MEM.B/2026 tentang Harga Mineral Logam Acuan dan Harga Batubara Acuan untuk Periode Pertama Bulan Agustus Tahun 2026 yang diteken langsung oleh Bahlil pada 31 Juli 2026.

Berdasarkan keputusan tersebut, harga nikel ditetapkan sebesar US$ 16.646 per dry metric tonne (dmt) di periode pertama Agustus 2026, sementara di periode kedua Juli 2026 sebesar US$ 16.533,67 per dmt.  


Baca Juga: Harga Batubara Acuan Kalori Tinggi Turun, Ini Daftar HBA Terbaru Agustus 2026

Berikutnya, untuk komoditas kobalt dibanderol di level US$ 55.875,67 per dmt, tampak stabil bila dibandingkan dengan periode kedua Juli 2026 yang sebesar US$ 55.863,67 per dmt.   

Untuk komoditas logam dasar lainnya, pemerintah mematok harga timbal di posisi US$ 1.839,20 per dmt turun tipis dari periode kedua Juli 2026 yang sebesar US$ 1.872,13 per dmt.  

Adapun harga seng tercatat sebesar US$ 3.588,80 per dmt naik tipis dari periode kedua Juli 2026 yang sebesar US$ 3.529,70per dmt dan aluminium berada di level US$ 3.159,03 per dmt dari sebelumnya US$ 3.168,40 per dmt. 

Komoditas tembaga, yang menjadi salah satu andalan ekspor mineral tanah air, ditetapkan sebesar US$ 13.512,87 per dmt naik dibandingkan periode kedua bulan Juli 2026 yang sebesar US$ 13.303,23 per dmt. 

Kementerian ESDM juga memerinci harga emas dan perak sebagai mineral ikutan. Emas sebagai mineral ikutan dipatok US$ 4.072,12 per ons troi turun tipis dari periode kedua Juli yang sebesar US$ 4.100,67 per ons troi.  

Baca Juga: Pertamina Benahi Sistem Digital BBM dan LNG Subsidi, Saring Konsumen yang Berhak

Sedangkan perak sebagai mineral ikutan berada di level US$ 58,49 per ons troi, turun dibandingkan periode kedua Juli 2026 yang berada di level US$ 60,41 per ons troi. Khusus untuk komoditas timah, pemerintah menetapkan harga berdasarkan settlement price di bursa.  

Untuk Ingot Timah mulai dari Pb 300, Pb 200, Pb 100, Pb 050, hingga Ingot Timah 4NINE, harganya mengacu pada harga ICDX dan JFX pada hari penjualan.

Hal serupa berlaku untuk logam mulia murni. Logam emas acuannya menggunakan LBMA Gold PM Fix pada hari penjualan, dan logam perak mengacu pada LBMA Silver Fix pada hari penjualan.

Untuk mineral lainnya, harga mangan ditetapkan sebesar US$ 3,63 per dmt. Kemudian bijih besi laterit/hematit/magnetit berada di level US$ 1,44 per dmt, bijih krom sebesar US$ 6,37 per dmt, dan konsentrat titanium sebesar US$ 9,09 per dmt.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News