KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sebagai salah satu negara emerging markets, pasar saham Indonesia dinilai memiliki daya pikatnya tersendiri yang bisa menarik investor asing di bursa modal walaupun memiliki valuasi yang tinggi. Adapun berdasarkan data Bloomberg, PE Indonesia 16,77x. Direktur Asosiasi Riset dan Investasi Pilarmas Investindo, Maximilianus Nico Demus menilai jika dibandingkan dengan rata-rata valuasi negara berkembang Asia yang berada di level PE 16,04x maka valuasi saham Indonesia lebih sedikit tinggi. Meksi begitu, Nico menilai mahalnya valuasi ini dinilai merupakan hal yang wajar karena Indonesia memiliki kelebihan dalam hal menarik investasi, baik secara fundamental yang semakin solid dan kuat dari sisi fiskal. Namun, hal yang terpenting menurutnya adalah Indonesia belajar untuk bisa mengendalikan Covid-19.
Ini Daya Tarik Bursa Saham Indonesia Dibandingkan Emerging Markets Lain
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sebagai salah satu negara emerging markets, pasar saham Indonesia dinilai memiliki daya pikatnya tersendiri yang bisa menarik investor asing di bursa modal walaupun memiliki valuasi yang tinggi. Adapun berdasarkan data Bloomberg, PE Indonesia 16,77x. Direktur Asosiasi Riset dan Investasi Pilarmas Investindo, Maximilianus Nico Demus menilai jika dibandingkan dengan rata-rata valuasi negara berkembang Asia yang berada di level PE 16,04x maka valuasi saham Indonesia lebih sedikit tinggi. Meksi begitu, Nico menilai mahalnya valuasi ini dinilai merupakan hal yang wajar karena Indonesia memiliki kelebihan dalam hal menarik investasi, baik secara fundamental yang semakin solid dan kuat dari sisi fiskal. Namun, hal yang terpenting menurutnya adalah Indonesia belajar untuk bisa mengendalikan Covid-19.