KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kelebihan produksi semen dalam negeri masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) yang harus segera diselesaikan. Berdasarkan data produksi semen tahun 2023 yang mencapai 120 juta metrik ton, sebanyak 53,2 juta ton tidak terserap oleh pembangunan dalam negeri. Direktur Industri Semen, Keramik, dan Pengolahan Bahan Galian Nonlogam Kemenperin, Putu Nadi Astuti, mengungkapkan bahwa salah satu penyebab tidak terserapnya bahan baku semen adalah tingginya jumlah barang jadi berbahan baku semen yang diimpor. "Kita mendorong agar semen ini ditingkatkan (penggunaannya) pada industri barang-barang jadi dari semen. Industri ini (barang jadi semen) ada banyak, ada mortar, readymix, beton pracetak. Nah ini yang importasinya masih cukup tinggi, misalnya beton cetak," ungkap Putu dalam acara Press Briefing, di Kantor Kemenperin, beberapa waktu lalu.
Ini Faktor Penyebab Oversuplay Semen di Dalam Negeri
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kelebihan produksi semen dalam negeri masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) yang harus segera diselesaikan. Berdasarkan data produksi semen tahun 2023 yang mencapai 120 juta metrik ton, sebanyak 53,2 juta ton tidak terserap oleh pembangunan dalam negeri. Direktur Industri Semen, Keramik, dan Pengolahan Bahan Galian Nonlogam Kemenperin, Putu Nadi Astuti, mengungkapkan bahwa salah satu penyebab tidak terserapnya bahan baku semen adalah tingginya jumlah barang jadi berbahan baku semen yang diimpor. "Kita mendorong agar semen ini ditingkatkan (penggunaannya) pada industri barang-barang jadi dari semen. Industri ini (barang jadi semen) ada banyak, ada mortar, readymix, beton pracetak. Nah ini yang importasinya masih cukup tinggi, misalnya beton cetak," ungkap Putu dalam acara Press Briefing, di Kantor Kemenperin, beberapa waktu lalu.