KONTAN.CO.ID - Apple membawa sejumlah peningkatan pada sektor kamera iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Ada satu peningkatan kamera yang berpotensi sangat digemari pengguna. Salah satu fitur paling unggul yang ditawarkan Apple sebenarnya adalah variable aperture atau bukaan lensa yang dapat disesuaikan. Namun, fitur yang diprediksi akan lebih populer adalah aperture maksimum f/1.48 pada kamera utama iPhone 18 Pro.
Mengutip
9to5mac, dampaknya bisa langsung terasa ketika pengguna mengambil foto sehari-hari, terutama untuk portrait dan kondisi minim cahaya.
Baca Juga: Chip A20 Pro iPhone 18 Pro Terbukti Kencang, Performa CPU Naik 28% Keunggulan Aperture f/1.48 pada iPhone 18 Pro
iPhone 18 Pro menggunakan lensa kamera utama dengan aperture maksimum f/1.48. Angka ini lebih besar dibandingkan aperture f/1.7 yang digunakan pada kamera iPhone 17 Pro. Secara sederhana, semakin kecil angka aperture, semakin lebar bukaan lensa. Bukaan yang lebih lebar memungkinkan lebih banyak cahaya masuk ke sensor kamera. Artinya, kamera iPhone 18 Pro berpotensi menghasilkan foto yang lebih baik ketika digunakan dalam kondisi pencahayaan rendah. Namun, bukan hanya kemampuan menangkap cahaya yang membuat aperture f/1.48 menarik. Bukaan yang lebih lebar juga dapat menghasilkan depth of field yang lebih dangkal. Efek tersebut membuat objek utama terlihat lebih terpisah dari latar belakang. Hasilnya adalah efek bokeh yang lebih lembut dan natural. Sebagian besar pengguna kemungkinan hanya ingin mendapatkan foto bagus tanpa harus menentukan aperture,
shutter speed, ISO, atau pengaturan lainnya secara manual.
Baca Juga: Apple Jawab Keluhan Charging, iPhone 18 Pro Bisa 0-50% dalam 15 Menit Dalam situasi tersebut, aperture f/1.48 memiliki keunggulan karena manfaatnya bisa dirasakan tanpa memerlukan pengetahuan fotografi. Jika aperture yang lebih lebar benar-benar menghasilkan bokeh lebih natural dan performa lebih baik dalam kondisi minim cahaya, peningkatan tersebut bisa menjadi salah satu fitur yang paling sering dirasakan dalam penggunaan sehari-hari. Ketika digunakan untuk memotret manusia atau objek tertentu, aperture f/1.48 dapat membantu menciptakan pemisahan yang lebih jelas antara subjek dan latar belakang.
Karakter ini bisa membuat foto portrait terlihat lebih menarik tanpa harus selalu mengandalkan pemrosesan software secara agresif. Meski begitu, perbedaan antara aperture f/1.48 dan f/1.7 diperkirakan tidak akan sangat drastis. Kualitas akhir foto tetap dipengaruhi ukuran sensor, pemrosesan gambar, lensa, serta algoritma fotografi komputasional yang digunakan Apple.
Baca Juga: iPhone 18 Pro dan Pro Max Bawa Banyak Upgrade, Ini Spesifikasinya Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News